Kaba Terkini

Operasi Pekat Juli 2022-Polres Agam Ungkap Tiga Kasus, Amankan 7 Pelaku

Lubukbasung, kaba12.com — Komitmen jajaran Polres Agam untuk memberantas penyakit masyarakat makin kokoh.

Hal itu dibuktikan dengan sukses hasil operasi yang digelar sepanjang bukan Juli 2022,tim Satreskrim Polres Agam berhasil mengungkap 3 kasus.

Jajaran Satreskrim Polres Agam berhasil mengungkap tiga kasus selama pelaksanaan Operasi Pekat yang digelar sejak tanggal 13-26 Juli 2022.

Tiga kasus yang diungkap masing-masing dua kasus perjudian toto gelap (togel) dan satu kasus peredaran dan perdagangan Miras tanpa izin.

Hal itu dijelaskan Waka Polres Agam Kompol Adrizal Guci didampingi Kasat Reskrim Polres Agam AKP RJ. Agung Pratomo, Kasubag Dal Ops Polres Agam AKP Reza Fahlepi, Plt Kasi Humas Polres Agam Ipda Ismail saat press release di Aula Wibisono Polres Agam, Jumat, (5/8).

Ditambahkan, selama operasi pekat yang digelar tanggal 13-26 Juli 2022, berhasil mengungkap tiga kasus, dua kasus perjudian toto gelap (togel) dan satu kasus peredaran dan perdagangan Minuman Keras (Miras) tanpa izin.

Terhadap kasus perjudian togel, pihaknya menangkap dua orang tersangka berinisial YN (37) warga Jorong Banda Tangah, Nagari Batua, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam dan AA (45) warga Jorong Sungai Nibuang Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara.

Dijelaskan, tersangka YN ditangkap di Jorong Kapalo Koto, Nagari Bayua, Kecamatan Tanjungraya, Kamis (21/7) lalu dan diamankan barang bukti berupa satu unit telpon genggam, satu unit ATM, uang tunai Rp160 ribu.

Sedangkan tersangka AA ditangkap di Sungai Nibuang, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara, Jumat (22/7) sekitar pukul 22.45 WIB. Dari tersangka AA diamankan barang bukti berupa uang tunai Rp180 ribu, telpon genggam, kertas yang berisi rekapan angka – angka pasangan togel dan lainnya.

“Penangkapan terhadap kedua tersangka itu tidak lepas dari laporan masyarakat terkait adanya orang yang bermain judi togel, keduanya sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Wakapolres.

Sedang untuk kasus miras, jelas Wakapolres Agam itu lagi, pihaknya sudah mengamankan 7 pedagang di lokasi acara orgen tunggal di Batu Hampar, Nagari Kampuang Tangah, Kecamatan Lubukbasung, Jumat (22/7) sekitar pukul 02.45 WIB.

Ketujuh tersangka berinisial R (18) warga Puduang Jati, Nagari Bawan, Kecamatan Ampeknagari, MN (38) warga Lubukbasung, APN (18) warga Cubadak, Nagari Lubukbasung, kemudian RHP (28) warga Jorong Anak Aia Dadok, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, AS (18) warga Padang Tongga, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, AP (18) warga Padang Lansano, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung dan GF (23) warga Jati, Kota Pariaman.

“Dari 7 tersangka, kita mengamankan 196 botol minuman keras dari berbagai merek dengan kadar alkohol diatas 5 persen,” katanya.

Ditambahkan, 7 tersangka tersebut diancam Pasal 300 Ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama satu tahun atau Pasal 4 Huruf C, D Jo Pasal 13 Jo Pasal 14 Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 6 Tahun 2009 tentang Penanggulangan Minuman Keras.

Ketujuh tersangka tidak dilakukan penahanan, karena perkaranya termasuk dalam kategori tindak pidana ringan, namun untuk kelengkapan administrasi mereka harus membuat surat pernyataan tidak akan melarikan diri dan ketika dipanggil untuk kepentingan penyidikan harus hadir.

“Operasi pekat ini dilaksanakan guna menekan angka kejahatan yang berkaitan dengan penyakit masyarakat, di wilayah hukum Polres Agam, ” tegas Wakapolres Agam itu lagi.

HARMEN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top