Kaba Pemko Bukittinggi

Olahraga Teratur dan Bergerak Cegah Covid-19, Tangkal Penyakit Lain

Bukittinggi, KABA12.com — Perda 06 tahun 2020 Sumatra Barat, memang telah dijalankan. Alhasil, seluruh pihak menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Namun demikian, protokol kesehatan itu, ternyata mesti dibarengi dengan pola hidup bersih dan sehat. Diantaranya dengan rutin berolah raga dan banyak mengkonsumsi buah buahan yang mengandung banyak vitamin.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, dr. Vera, menjelaskan, penerapan pola hidup bersih dan sehat, tidak hanya harus dilakukan oleh warga yang terkonfirmasi positif covid-19. Tapi juga seharusnya sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat pada umumnya.

“Pasien positif covid-19 memang sangat dianjurkan untuk rutin berolah raga, berjemur di bawah sinar matahari dan mengkonsumsi vitamin, termasuk buah-buahan yang mengandung banyak vitamin C, vitamin D didalamnya. Jangan stres, karena akan cepat menurnkan imun. Bagi warga pada umumnya, juga dianjurkan seperti itu,” ungkapnya saat dihubungi KABA12.com, Selasa (17/11).

Hal ini dilakukan, lanjut dr. Vera, agar imun dari setiap masyarakat dapat terus terjaga. Sehingga dengan kebiasaan baru yang baik itu, covid-19 dapat dihindari, termasuk penyakit lainnya.

“Jika ingin keluar dari ini, mari kita disiplin bersama. Jangan sampai keluarga kita kena, kita baru sadar akan adanya covid-19 ini. Tingkatkan disiplin untuk patuh terhadap protokol pencegahan covid-19. Jaga kondisi kesehatan tubuh. Jangan sampai menghindar dari covid-19, malah datang pula penyakit lain,” imbaunya.

Kebiasaan baru yang sedang dijalankan sebagian besar masyarakat pada masa pandemi covid-19, dapat berisiko jika tidak dibarengi dengan pola hidup yang sehat. Salah satunya duduk dan rebahan terlalu lama saat bekerja dari rumah (Work From Home).

Kebiasaan baru dalam bekerja di rumah ternyata juga bisa memicu berbagai penyakit. Mulai dari penyakit jantung, paru-paru hingga penyumbatan pada pembuluh darah.

“Duduk terus menerus, dan melihat laptop atau komputer membuat mata bisa capek. Rapat yang dilakukan terus sampai malam, juga dapat menimbulkan stress. Apalagi jika kemudian mengakibatkan kurang tidur. Tensi bisa naik, lalu bisa jadi timbul penyakit pencernaan, penyakit lambung, karena mungkin makan juga tidak teratur,” ujar dr. Vito Anggarino Damay, Junior Doctor Network, dalam dialog produktif dengan tema “Awasi Penyakit Tidak Menular untuk Tetap Produktif dan Aman COVID-19” di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Senin (09/11) lalu.

Dia juga menambahkan, malas bergerak juga dapat mengakibatkan obesitas dan naiknya kolesterol. Namun berbagai resiko tersebut bisa dicegah dengan banyak bergerak.

“Kuncinya adalah bagaimana kita bergerak. Kalau kita bergerak, maka imunitas bisa meningkat. Karena imunitas ini terdiri dari sel-sel kekebalan tubuh. Sel-sel kekebalan tubuh ini lancar kalau sirkulasi lancar, maka pompa jantung kita baik,” terang dr. Vito.

Pemeriksaan kondisi kesehatan tubuh juga tetap perlu dilakukan secara rutin di masa pandemi ini. “Jadi, kadang-kadang karena kita takut ketularan COVID-19, kita mengabaikan pemeriksaan rutin ke rumah sakit, dan ini memperburuk kondisi kesehatan yang ada. Akhirnya penyakit-penyakit tidak menular lainnya bermunculan.”, ungkap dr. Reisa Broto Asmoro, Jubir Satgas covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru.

(Ophik)

0Shares
To Top