Garagahan, KABA12.com — Guna mambangkik batang tarandam tentang tradisi adat Minangkabau yang mulai memudar di tengah masyarakat, Pemerintah Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, menggelar lomba pasambahan atau pidato adat tingkat nagari, Sabtu dan Minggu (21-22/12).
Menurut Wali Nagari Garagahan, Darmalion, Sabtu (14/12), lomba pasambahan digelar dua kategori yaitu kategori remaja untuk sambah siriah carano, dengan usia peserta 26 tahun ke bawah. Kemudian kategori dewasa menampilkan sambah manjapuik marapulai usia 26 tahun ke atas.
“Pasambahan tidak hanya sekedar dilombakan, tapi bagaimana masyarakat di Nagari Garagahan termotivasi untuk belajar manyambah. Karena ini sangat bermanfaat dalam banagari,” ujarnya.
Orang pandai manyambah, tambahnya, mencerminkan orang memiliki tutur bahasa dan sikap yang baik. Karena sambah manyambah hal utama yang harus dilakukan setiap orang minang dalam suatu musyawarah, dengan menunjukkan adab sopan santun, juga memiliki ilmu yang luas tentang pepatah petitih Minangkabau. Karena kata-kata disampaikan tersusun rapi dan mengandung makna yang dalam.
Darmalion berharap dengan digelarnya lomba pasambahan, semakin banyak masyarakat yang pandai manyambah. Sehingga tradisi adat Minangkabau ini tetap lestari di Agam, khususnya Garagahan.
(Virgo/*)
