Maninjau, KABA12.com — Setelah ditunjuk jadi Madrasah Tanggap Bencana (Mantab) pekan lalu, Minggu (07/10) sebanyak 20 orang siswa dan guru MTsM Sungaibatang Kecamatan Tanjungraya Kabupaten Agam, menerima program pelatihan tanggap bencana dari Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BAZNAS Kabupaten Agam.
Pada pelatihan tersebut, Kepala Seksi Pencegahan BPBD Agam Martiyas menyampaikan materi awal tentang kajian risiko bencana yang terdapat dilingkungan sekolah dan sekitarnya. Serta juga diberikan materi mengenai manajemen bencana, pengenalan dan analisis risiko bencana, yang kemudian dilanjutkan dengan FGD dan simulasi menyelamatkan diri saat terjadinya bencana gempa bumi.
Kegiatan yang sama juga diberikan kepada 30 orang warga Jorong Data Kampung Dadok Nagari Sungaibatang yang sebelumnya juga ditunjuk menjadi Kampung Tanggap Bencana (Katana). Dimana pada pelatihan tersebut materi diberikan Imran pengurus Jemari Sakato sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang salah satu programnya mendorong daerah tangguh bencana.
“Program Katana dan Mantap dilaksanakan dalam 6-8 kali pertemuan dengan pemateri tatap muka dari BPBD dan Jemari Sakato yang dipusatkan di aula Jorong Data Kampung Dadok untuk Katana dengan anggota 30 orang warga masyarakat. Sementara untuk program Mantab dilaksanakan di MTsM sebanyak 20 orang siswa, bagaimana siswa peduli dan siap melakukan penanggulangan bencana, minimal bagi dirinya sendiri, keluarga dan orang lain,” jelas Martiyas.
Kedua program tersebut (Mantap & Katana-red) sebelumnya telah disosialisasikan dan dibuka secara resmi kegiatannya oleh Camat Tanjungraya, Handria Asmi pada 30 September 2018 lalu.
(Jaswit)
