Kaba Pemko Bukittinggi

MPA JAMARSINGSIA Gelar Seminar Kebencanaan “Satu Langkah Siaga, Seribu Langkah Selamat”

Bukittinggi, KABA12 — Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) JAMARSINGSIA UIN Bukittinggi, melaksanakan seminar kebencanaan dengan mengusung tema “Satu Langkah Siaga, Seribu Langkah Selamat”. Seminar kebencanaan ini, dilaksanakan, Sabtu (07/03) lalu, di Gedung S UIN SMDD Bukittinggi.

Ketua MPA Jamarsingsia, Rodiatus Syafitri, menjelaskan, seminar ini dilaksanakan karena meningkatnya kejadian bencana, dengan dampak kerugian yang besar setiap tahunnya, akibat pengaruh iklim global serta deforestasi di beberapa wilayah. Seminar kebencanaan ini, mengusung tema “Satu Langkah Siaga, Seribu Langkah Selamat”.

“Kita laksanakan seminar untuk umum, organisasi mahasiswa dan Mahasiswa Pencinta Alam (MPA)/Mapala se Sumatera Barat dengan jumlah perserta 47 orang. Hadir Mapala Mahameru, Mapala Unisbar, Mapala Ekaduga, MapalaKadupa Ungu dan perserta dari umum dan Ormawa dari UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi,” ungkapnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Hardiansyah Fadli S.E.I,M.E selaku pembina MPA Jamarsingsia UIN Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Ia mengapresiasi seminar kebencanaan ini dan perlu menjadi suatu tekad generasi muda mileneal untuk peduli atas bencana dan kemanusiaan dalam deklarasi generasi muda tangguh bencana.

Reynaldo, selaku penggiat dan praktisi kebencanaan Sumbar yang dipercaya sebagai narasumber, menyampaikan terminologi bencana dan perspektif pengurangan resiko bencana, serta peran generasi muda dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Indonesia. Generasi muda memiliki peran strategis selaku agen of changes atau role model generasi muda tangguh bencana, kemampuan respon awal bencana serta dapat juga memberikan advokasi pada program Kampus Tangguh Bencana/Kampus Siaga Bencana di lingkungannya.

“Harapan kami, dari seminar ini dapat terwujud adanya kemampuan generasi muda untuk menyerap dan meneruskan informasi, kememampuan mencegah dan mengurangi resiko bencana, kemampuan adaptasi dan kearifan lokal, kemampuan respon yang akurat dan tepat dari setiap bahaya yang datang serta kemampuan memulihkan diri serta bangkit dengan cepat pasca terjadi bencana sehingga generasi muda Indonesia benar benar tangguh menghadapi bencana,” ujar Reynaldo, yang banyak terlibat dalam kegiatan kebencanaan baik di BPBD Kota Bukittinggi, BPBD Sumbar, Forum Pengurangan Resiko Bencana Kota Bukittinggi serta BP Geopark Sianok- Maninjau.

(Ophik)

0Shares
MPA JAMARSINGSIA Gelar Seminar Kebencanaan “Satu Langkah Siaga, Seribu Langkah Selamat”
To Top