Bukittinggi, KABA12.com — Aksi perampokan menimpa satu unit mobil yang membawa uang Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Aur Kuning Bukittinggi, Senin (04/06).
Aksi itu terjadi ketika mobil naas itu, akan menuju Kantor Bank Nagari di Kota Payakumbuh, yang tuna Rp 3,5 Miliar amblas digondol rampok.
Salah seorang staf Bank BSM Cabang Aur Kuning Bukittinggi saat melapor kejadian ke Polres Bukittinggi menyebutkan, kejadian berawal saat mobil BSM merk Daihatsu Xenia berwarna hitam, dengan nomor polisi BM 1971 JQ itu, dibuntuti mobil avanza silver.
Dalam perjalanan menuju Payakumbuh, setelah kampus IPDN Baso jelang jembatan Batang Agam, mobil diserempet oleh satu unit mobil Avanza Silver. Sardi, sopir BSM mengaku terpaksa berhenti, karena pada saat bersamaan security yang juga duduk di bangku depan, langsung ditodong dengan senjata api.
“Selain sopir Sardi (38), didalam mobil juga ada staf Bank BSM Hendra (25), meski membawa uang tunai dalam jumlah banyak, mobil pengangkut uang ini hanya dikawal oleh seorang petugas keamanan Bank BSM yakni Jakfar Sinaga (29),” terangnya.
Dalam aksinya pelaku mengikuti mobil, menodongkan senjata api, dan menyekap tiga orang yang ada di dalam mobil, masing-masing sopir, staf, dan security atau petugas keamanan Bank BSM Cabang Aur Kuning Bukittinggi itu.
Korban yang tidak berkutik, diikat, sementara mulut serta mata dilakban oleh pelaku yang jumlahnya tidak diketahui para korban. Mobil yang sudah dikuasai pelaku bersama ketiga korban dan uang yang ada di dalamnya dibawa sampai ke kawasan Talawi Kecamatan Payakumbuh Utara, kota Payakumbuh.
Di lokasi ini mobil bersama tiga orang korban Bank BSM Cabang Aur Kuning Bukittinggi ini terikat dan ditinggal di pinggir jalan, pelaku kabur bersama uang tunai Rp 3,5 miliar.
Pihak kepolisian dari Polsek Payakumbuh yang mendapat laporan, langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kepada media Kapolsek Payakumbuh, Kompol. Russirwan mengatakan, ketiga korban membuat laporan polisi di Polsekta Payakumbuh.
“Namun karena lokasi perampokan berada di wilayah hukum Polres Bukittinggi, maka korban diarahkan melapor ke Mapolres Bukittinggi atau Polsek Baso tepat terjadinya perampokan ini,” ujarnya.
Manurut Russirwan, mobil yang dibawa korban ini kuncinya diambil oleh tersangka perampokan yang diperkirakan berjumlah empat orang, sehingga tidak bisa berjalan.
Mobil itu dibawa dengan mobil derek Polres Payakumbuh menuju Polres Bukittinggi.
“Peristiwa ini terjadi di wilayah hukum Polres Bukittinggi, dan Kasat Reserse Polres Bukittinggi bersama anggotanya sudah datang ke Polsek Payakumbuh. Kasus ini diserahkan ke Mapolres Bukittinggi,” jelasnya.
Selasa 5 Juni 2018 dini hari tadi, mobil yang digunakan korban itu, sampai sekitar pukul 01.30 WIB. Mobil itu di derek karena terkunci dari luar dan kemudi mobil juga terkunci.
Sementara itu, dini hari tadi ketiga korban didampingi pimpinan BSM Cabang Aur Kuning Bukittinggi telah melaporkan kasus ini ke Polres Bukittinggi.
Usai membuat laporan kejadian, ketiga korban langsung divisum. Sementara, kasus ini masih dalam proses pengembangan oleh Polres Bukittinggi.
(Ophik)
