Lubukbasung,kaba12 — Puluhan ribu data pasien yang biasa mendapatkan layanan kesehatan di RSUD Lubukbasung masih dalam proses migrasi ke sistim baru, setelah manajemen rumah sakit tersebut memberlakukan aplikasi SIMRS GOS sejak Senin lalu.
Diperkirakan, proses migrasi dan penyesuaian sistim operasional aplikasi yang terkoneksi langsung dengan jaringan SATUSEHAT Depkes RI itu, akan memakan waktu 2 pekan, mengingat proses perpindahan data yang seiring dengan proses verifikasi data pasien yang diperkirakan mencapai 20-30 ribu orang tersebut, cukup rumit dan memakan waktu.
Sementara untuk mengantisipasi proses pelayanan kesehatan di RSUD Lubukbasung, untuk sementara sampai proses migrasi selesai, tetap memberlakukan sistim manual, yang didukung seluruh personil yang berkaitan dengan pelayanan di rumah sakit tersebut.
Menurut dr.Riko Krisman,Sp,An, didampingi dr.Roni,Direktur dan Kabid.Pelayanan RSUD Lubukbasung menjawab kaba12, terkait dengan perkembangan terkini proses migrasi data pasien dan operasional aplikasi baru untuk memudahkan layanan medis di rumah sakit tersebut, proses pemindahan data membutuhkan waktu yang cukup panjang.

Pasalnya, ulas dr.RIko Krisman, jumlah pasien yang berada di angka kisaran 20.000-30.000 orang tersebut, satu persatu akan dipindahkan ke sistim baru, yang harus harus sesuai dengan detail data pendukung dan riwayat medis yang bersangkutan .
“Untuk menyikapi hal itu, kami sudah memprediksi hal itu akan berlangsung cukup lama, sehingga kami menjadualkan setidaknya 2 pekan masa transisi sebelumnya asplikasi layanan SIMRS GOS betul-betul berfungsi dengan baik, “sebutnya.
Hal serupa disebutkan dr.Roni, yang menyebutkan jumlah pasien yang secara rutin mendapatkan layanan kesehatan di RSUD Lubukbasung yang jumlahnya puluhan ribu tersebut, dalam proses migrasi betul-betul diverifikasi, karena dalam sistim, 1 jiwa harus terdata atas nama yang bersangkutan, tidak boleh ganda untuk pasien atas nama lainnya.
“ Saat ini, tim IT RSUD Lubukbasung masih bekerja keras untuk memindahkan seluruh data pasien tersebut, kami berharap, kurang dari 2 pekan, dari jadual yang ditetapkan direktur, seluruh data sudah bisa termuat dalam aplikasi baru itu, “ulas dr.Roni.
Untuk tetap mengoptimalkan layanan, pihaknya sudah menurunkan tim khusus yang akan membantu proses layanan secara manual, termasuk untuk proses verifikasi data secara personal para pasien yang berobat, “ kita berharap, para pasien memaklumi kondisi itu, karena proses perpindahan sistim layanan secara digital tersebut, justru untuk memaksimalkan pelayanan pada masyarakat ,khususnya para pasien, “sebut dr.Roni.
Sementara, informasi yang diperoleh kaba12, proses input dan migrasi data baru, masih terus berjalan, pihak RSUD Lubukbasung juga bersiaga terutama dalam mendukung pelayanan medis di poliklinik, terutama poli penyakit dalam dengan jumlah pasien yang cukup besar.
(HARMEN)
