Mesjid Sirah Ikon Agam Berdiri Megah, Widodo : Desember Bisa Dimanfaatkan

Tiku, kaba12 — Mesjid Sirah, salah satu ikon Kabupaten Agam di kawasan Alahan Mati, Jorong Pasia Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara sudah hampir rampung dikerjakan. Proyek senilai Rp. 10,8 miliar yang dikerjakan PT.Bukit Intan Enggenering saat ini sudah mencapai bobot sekitar 80 persen.

Bahkan, diyakinkan Desember mendatang, proyek yang akan menjadi kebanggaan rang Agam karena berada di bibir pantai dan disamping kompleks SMKN 1 Tanjung Mutiara itu, akan bisa digunakan, walau masih ada beberapa item yang harus dilanjutkan pemerintah untuk tahun anggaran berikutnya.

Pemkab.Agam sendiri, mengalokasikan anggaran Rp.60 miliar untuk “menjadikan” kompleks Mesjid Sirah bersama perangkat pendukungnya, yang secara bertahap pembangunannya akan diangsur.

Kepala DPUTR Agam Ofrizon didampingi Widodo, Kabid.Cipta Karya DPUTR Agam menjelaskan saat ini, proyeksi bobot sudah mencapai lebih dari 80 persen, yang diupayakan hingga rampung masa kontrak Desember mendatang, Mesjid Sirah sebagai ornament utama pembangunan kawasan itu akan rampung dan bisa digunakan untuk aktivitas ibadah.

Proyek mercusuar yang digadang-gadang akan menjadi salah satu ikon Kabupaten Agam ditengah dorongan maksimal peningkatan mutu SDM bidang keagamaan, yang disinkronkan dengan wisata religi, Mesjid Sirah menjadi salah satu pusat perhatian saat ini, selain lokasinya yang startegis dekat dengan bibit pantai, disainnya juga unik.

“ Mudah-mudahan, Desember sudah bisa digunakan untuk kegiatan ibadah, sesuai target. Sementara untuk sarana pendukung, akan berlanjut di tahun anggaran berikutnya, “ sebut Widodo.

Proyek yang mulai dibangun Juni 2023 lalu,ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Agam, saat ini masih dikerjakan pemborong,mengingat tengat waktu pengerjaan yang tinggal sekitar 1 bulan, Desember mendatang.

-HARMEN-

0Shares