Meriahkan HJK, Guguk Panjang Lestarikan Masakan dan Musik Minang

Bukittinggi, KABA12.com — Rangkaian kegiatan terus dilaksanakan sejumlah OPD di lingkungan pemerintah kota Bukittinggi dalam memeriahkan HJK ke 233. Salah satunya yang dilaksanakan oleh kecamatan Guguk Panjang, Kamis (14/12).

Uniknya, kecamatan dibawah pimpinan Rispayanto ini, mengadakn lomba bernuansa tradisi budaya Minangkabau seperti, lomba lagu Minang dan nostalgia serta lomba memasak masakan tradisional khas Kurai.

Camat Guguk Panjang Drs.Rispayanto menjelaskan peringatan Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-233 di Kecamatan Guguk Panjang telah dimulai sejak bulan November. Kegiatan yang dilaksanakan seperti permainan Anak Nagari di masing-masing kelurahan dan pertandingan olahraga Bola Voli dan Sepakbola serta puncak kegiatan digelar Kamis (14/12).

“Kegiatan ini sekaligus membangun silaturrahmi dan jembatan hati sesama warga.Kegiatan memeriahkan HJK ke-233 di Guguk Panjang diakhiri main KIM. Para pemenang masing-masing lomba mendapat hadiah plakat, piagam dan uang tunai. Puncak kegiatan HJK di Gugukpanjang dihadiri Kapolsek, Ketua LKAAM Guguk Panjang, Ketua DPC LPM Guguk Panjang, Bundo Kanduang kota dan kecamatan serta Ketua TP-PKK Guguk Panjang dan pengurus,” jelasnya.

Rispayanto mengungkapkan, lomba masak masakan tradisional khas Kurai bertujuan untuk melestarikan makanan tradisional khas Kurai V Jorong. Kedua masakan itu meliputi Ikan Pangek dan Gulai Ayam Naneh yang akan dinilai dewan juri berasal dari Persatuan Wanita Kurai (PWK).

“Lomba memasak masakan tradisional khas Kurai diikuti peserta dari 7 kelurahan se-Guguk Panjang. Poin utama penilaian lomba ini adalah rasa dan penataan masakan. Kita juga ingin mengembalikan dan membangkitkan masakan tradisional khas Kurai, di tengah “serbuan” makanan modern dari luar negeri,” ujar Rispayanto.

Selain itu, lanjut Rispayanto lomba lagu Minang dan nostalgia bertujuan menghidupkan musik tradisional minang. Peserta lomba ini satu orang per kelurahan. Syarat peserta harus warga kelurahan setempat se-Guguk Panjang dengan melampirkan KK dan fotocopy KTP.

Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Kecamatan Guguk Panjang, Linda Zubir mengungkapkan kedepan generasi muda bisa membedakan masakan tradisional khas Kurai ini.

“Setiap masakan tradisional seperti Ikan Pangek dan Gulai Ayam Naneh ini, memiliki filosofi tersendiri. Kunci utama dan rahasia masakan khas Kurai adalah Samba Katahanan seperti randang dan sebagainya. Samba Ketahanan dimaksudkan samba itu bisa tahan atau digoreng kembali seperti saat acara baralek,” jelas Bundo Linda Zubir.

Hasil Lomba Memasak Masakan Khas Kurai, juara 1 Pakan Kurai, juara 2 Tarok Dipo dan juara 3 Benteng Pasar Atas. Lomba Lagu Minang dan Nostalgia, juara 1 Pakan Kurai, juara 2 Benteng Pasar Atas dan juara 3 Kayu Kubu.

(Ophik)

0Shares