Kaba Pemko Bukittinggi

Bina Pemusik Jalanan, Disparpora Gelar Festival Musik

Bukittinggi, KABA12.com — Pemko Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata pemuda dan Olahraga melaksanakan festival musik jalanan. Event yang cukup meriah ini, dilaksanakan di Medan Nan Bapaneh, Taman Panorama, Kamis (14/12) diikuti oleh 39 pemusik jalanan yang ada di Bukittinggi dan dinilai oleh juri, Ted Ramnez, Eril Anwar serta Windra Idol.

Kepala Dinas Pariwisata pemuda dan Olahraga, Erwin Umar menjelaskan, event ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bukittinggi ke 233. Selain itu, festival musik jalanan dilaksanakan juga untuk lebih mengembangkan bakat para pemisik jalanan sebagai salah satu bagian dari ekonomi kreatif di Bukittinggi.

“Para pemusik jalanan merupakan bagian pariwisata Bukittinggi, khususnya di bidang ekonomi kreatif. Ini menjadi salah satu upaya memberdayakan mereka, memberi ruang bagi pemusik jalanan di tengah masyarakat,” jelas Erwin didampingi Suzi Yanti, Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparpora.

Erwin Umar menambahkan kedepan event serupa akan terus dilaksanakan. Bahkan tidak tertutup kemungkinan akan diadakannya festival dengan skala lebih besar. Minimal diadakan antar tiga provinsi, Sumbar Riau Jambi.

Selain itu, pemko dalam pembinaan terhadap pemusik jalanan akan berupaya mengembagkan serta membantu memviralkan bakat dari para pemusik jalanan di Bukittinggi. Salah satunya dengan mengupload video penampilan mereka ke media sosial dan website dinas pariwisata.

“Ini akan menjadi suatu hal positif bagi Bukittinggi sebagai kota pariwisata. Kami akan upayakan mereka tampil di hotel dalam berbagai kegiatan. Termasuk mengadakan penampilan musik di Jam Gadang setiap minggu,” lanjutnya.

Pembinaan kepada para pemusik jalanan, juga akan dilakukan dengan cara memfasilitasi mereka dengan membuatkan tiga stage atau tempat penampilan di kawasan pedestrian Jam Gadang tahun depan. Namun Disparpora meminta para pemusik jalanan menciptakan kenyamanan bagi pengunjung.

“Intinya kami berpesan pada pemusik jalanan untuk menjaga kenyamanan pengunjung Bukittinggi. Jangan ada cerminan negatif bagi pemusik jalanan,” pungkasnya.

(Ophik)

To Top