Masalah Pembiayaan di RSUD Lubukbasung Tuntas, Keluarga (alm) Ramli Ungkap Terimakasih

Lubukbasung,kaba12 — Keluarga almarhum Ramli, warga warga Lubuk Mangindo, Jorong III Sangkia, Nagari Lubukbasung ungkap terimakasih pada manajemen RSUD Lubukbasung yang mencarikan solusi atas biaya yang harus dikeluarkan dalam penanganan medis selama yang bersangkutan dirawat dan akhirnya meninggal dunia.

Bahkan, keluarga mengaku bersyukur, karena penanganan medis yang dilakukan pihak rumah sakit cukup maksimal dalam membantu keluarga mereka, pasca mengalami “musibah”saat ditemukan tidak sadarkan diri dalam kondisi tidak berpakaian di Cumateh, Nagari Persiapan Sungai Jariang Lubukbasung, dan dilarikan ke IGD bahkan mendapat perawatan intensif di ICU.

“Kami bisa bernapas lega, karena masalah pembiayaan yang menjadi beban pemikiran kami, sudah ada jalan keluarnya , bahkan pihak rumah sakit sendiri yang mencarikan solusinya, “ungkap Saharuddin, ayah korban Ramil dan Lidya Sisnarti, kakak Ramli dalam pertemuan kekeluargaan yang diinisiasi Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra di ruang kerja Walinagari Lubukabsung, Kamis, (26/6).

Dalam pertemuan yang dihadiri pimpinan RSUD Lubukbasung dr.M.Riko Krisman, Sp,An dan dr. Sahroni, sementara dari keluarga Ramli (alm) dihadiri Saharuddin (ayah), Lidya Sisnarti (kakak) dan Antoni Steven (keluarga), bersama Walinagari Lubukbasung Dharma Ira Putra, Walijorong Sangkia Afrida, anggota Bamus Ekawati, Bhabinkamtibmas Jemmy Edward yang digelar penuh kekeluargaan, selain membahas masalah biaya rumah sakit yang kini hangat diperbincangkan public itu, juga dibahas masalah isu yang berkembang, yang justru berbeda dari fakta yang sesungguhnya, yang diunggah salah satu akun di media sosial, yang membuat gerah jajaran RSUD Lubukbasung.

Diakui Saharuddin, Antoni Steven dan Lidya Sisnarti, masalah biaya rumah sakit selama penanganan Ramli, karena proses administrasi BPJS dan kondisi ekonomi, membuat keluarga Ramli (alm) tidak berdaya, bahkan tidak bisa berbuat banyak.

Namun, pihak keluarga sesuai pesan Antoni Steven, tidak ada yang mempersoalkan hal itu apalagi sampai mengunggah di media sosial, “kami focus pada penanganan Ramli, termasuk meminta apparat hukum untuk mengungkap kasus penyebab Ramli meninggal, “tegas Lidya Sisnarti.

Pihak keluarga almarhum Ramli yang berharap kasus kematian keluarganya itu bisa terungkap dengan terang benderang oleh pihak kepolisian, bahkan pihak keluarga meminta kasus itu diungkap tuntas dan menangkap pelaku yang menyebab -kan Ramli kehilangan nyawa.

“Kami berterimakasih pada pihak rumah sakit, pak camat, pak walinagari, bhabinkamtibmas dan pihak-pihak yang membantu mencarikan solusi terhadap perawatan dan penanganan almarhum, sehingga Ramli bisa kami kebumikan dengan layak dan cepat, “ungkap Antoni Steven dan Lidya Sisnarti dalam pertemuan itu.

Sementara dr.M.Riko Krisman,Sp,An, Direktur RSUD Lubukbasung, mengamini dan meyakinkan kejadian itu juga akan menjadi catatan dan bahan evaluasi bagi pihaknya dalam upaya terus berbenah melayani masyarakat, “kami selalu mengedepankan pelayanan, kami berharap masyarakat memberi dukungan, ini rumah sakit kita bersama, bersama kita jaga, kita pelihara. Kami siap dikritik untuk tujuan positif, sampaikan langsung, kami sangat terbuka akan kritikan dan masukan, “tegasnya serius.

(HARMEN)

0Shares