Malam Tradisi Saluang Talang Sarueh,“ Anak Awak “ Semarakkan HUT Ibukota Agam di Lubukbasung

Lubukbasung,kaba12 — Malam seni tradisi saluang klasik yang diusung kelompok kesenian tradisi Talang Sarueh Lubukbasung,Sabtu, (20/7) malam berlangsung semarak.

Ratusan pencandu saluang dari berbagai wilayah membanjiri lokasi khusus di kompleks GOR Rang Agam, Padang Baru, Lubukbasung, untuk menyaksikan penampilan tim saluang yang didatangkan untuk menyeramakkan HUT ke-31 Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung.

Tak hanya para pencandua saluang, ratusan pemuda terlihat bersila ditengah jalan menikmati setiap tarikan saluang dan dendang para penyanyi yang menghibur warga tersebut.

Bupati Agam diwakili Ofrizon,ST,MT-Kepala DPUR Agam, menyambut baik antusiasi warga dalam menjaga dan melestarikan tradisi dan budaya Minangkabau termasuk kesenian saluang. Hal itu diperlihatkan dalam berbagai moment kegiatan yang digelar Pemkab.Agam,kesenian saluang selalu tampil.

“ Ini wujud kepedulian bersama warga dalam menjaga seni tradisi kita, kami bangga akan hal itu, “sebut Bupati.
Ofrizon menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Agam terhadap upaya pelestarian seni dan budaya tradisional.

Ia menekankan pentingnya menjaga dan memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda agar nilai-nilai kearifan lokal tetap lestari, “kesenian tradisional seperti saluang klasik adalah warisan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan. Melalui acara ini, kita tidak hanya merayakan hari jadi kota, tetapi juga memperkuat identitas budaya kita,” ujarnya

Malam seni tradisi yang diramaikan ratusan penonton dari berbagi wilayah itu, dihadiri para tokoh penting dan pejabat daerah, termasuk tokoh masyarakat Kabupaten Agam Dr.(HC) H.Martiaswanto Dt.Maruhun yang diundang khusus panitia untuk hadir bersama .

Dalam sambutannya, H.Martiaswanto Dt.Maruhun menyebutkan, pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga dan mengembangkan budaya tradisional, “tingginya perhaian dan kehadira kehadiran warga Lubukbasung menunjukkan bahwa kita peduli dan bangga dengan warisan budaya. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilanjutkan dan ditingkatkan, agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai budaya tradisional mereka,” ulasnya.

Ditambahkan, perayaan HUT ke-31 Ibukota Kabupaten Agam di Lubukbasung tahun ini,diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus mengembangkan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah, serta mempererat tali silaturahmi antar warga.

“ Kalau bukan kita bersama, siapa lagi yang mesti berprern untuk kemajuan daerah dan budaya. Saat ini, anak awak yang mesti didendangkan penyanyi saluang, sebagai wujud peran bersama menjaga dan melestarikan seni budaya daerah kita sendiri, “ tegasnya serius.

(HARMEN)

0Shares