Malalak, kaba12.com — Pemerintah kecamatan Malalak intensifkan penanaman pohon mahoni di sepanjang ruas jalan Sicincin-Malalak-Balingka jalur jalan alternatif nasional yang semakin padat dilalui.
Penanaman pohon mahoni dan jenis pohon pelindung lain di sepanjang tepi jalan itu selain sebagai tindak lanjut program penghijauan agar para pengguna jalan nyaman saat melintasi ruas jalan tersebut, juga sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi longsor di kawasan yang dikenal rawan tersebut.
Camat Malalak Ricky Eka Putra, menyebutkan, program penghijauan dalam rangakaian Agam Menyemai itu, khusus di Malalak menjadi agenda khusus yang digencarkan di seluruh nagari, pasalnya mayoritas wilayah kecamatan Malalak merupakan kawasan yang rentan dan labil ancaman longsor.
Apalagi, pasca pembangunan ruas jalan Sincincin-Malalak-Balingka yang mayoritas merupakan kawasan pebukitan yang dipotong dijadikan jalur jalan, sehingga kondisi tanahnya masih labil.
Ricky Eka Putra menambahkan, program penanaman pohon mahoni tersebut diproyeksikan merata di sepanjang jalur jalan nasional tersebut, khususnya yang berada dalam wilayah kecamatan Malalak ,” kita berharap, dengan penanaman pohon pelindung itu bisa mengantisipasi bahaya longsor dan penahan tekanan air, mudah-mudahan pohon mahoni dan jenis pohon pelindung lain yang ditanam, bisa cepat tumbuh dan berkembang,” sebut Camat Malalak itu.
Program penanaman dan pemeliharaan pohon pelindung sepanjang ruas jalan nasional yang makin padat dilewati kendaraan pasca ambruknya jembatan di Kayu Tanam, Padang Pariaman pasca banjir besar yang menghantam wilayah tersebut pekan lalu itu, akan terus berlanjut mengingat pohon pelindung kini jadi tameng ancaman longsor di wilayah itu jika hujan lebat mengguyur.
ARDI
