Lubukbasung, kaba12.com — Diduga lupa mematikan kompor, kedai milik Reni, (51), di Simpang Tigo, Lubukbasung, Senin, (28/2) malam nyaris ludes jadi abu. Pemilik kedai bersama warga setempat berjibaku memadamkan api, sehingga tidak sempat membesar dan melumat areal pertokoan di kawasan itu.
Bahkan, aksi heroik warga yang berani menembus kobaran api berhasil mengantisipasi dampak kebakaran yang berpotensi menghanguskan deretan toko di sepanjang jalan propinsi di Simpang Tigo tersebut, yang kemudian dibantu petugas damkar Agam mengisolasi lokasi kebakaran.
Informasi yang diperoleh kaba12.com dari Yudi, tim pusat informasi Damkar Agam, laporan adanya musibah kebakaran dari warga Simpang Tigo ke posko Damkar Agam, Senin malam pukul 20.30 WIB, dimana tim damkar langsung bergerak ke lokasi kejadian.

Sampai di lokasi kebakaran, sebut Yudi, api sudah berhasil dipadamkan pemilik kedai dibantu masyarakat setempat, sehingga petugas damkar yang datang, langsung mengisolasi lokasi untuk memastikan tidak ada percikan api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“ Api sudah berhasil dipadamkan warga sebelum membesar, sehingga kebakaran besar bisa diantisipasi, “ungkap Yudi.
Pihaknya mengapresiasi gerak cepat masyarakata setempat yang langsung membantu memadamkan amukan api sebelum membesar. Namun, pihak Damkar Agam tetap mengingatkan agar masyarakat selalu waspada, jika malam, pastikan kompor sudah mati di dapur, pastikan semua cok listrik sudah dicabut sebelum tidur serta peralatan lain yang rawan memicu api penyebab kebakaran.
HARMEN
