Pasar Raba’a, KABA12 — Pemuda Tuah Sakato Jorong Pasar Raba’a, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam mengadakan acara malam kesenian untuk melestarikan seni tradisi dan budaya Minangkabau, Minggu (17/11) malam.
Kegiatan yang digelar di Los Pasar Raba’a, Nagari Koto Kaciak ini mengambil tema “Menjaga Eksistensi Seni Tradisi Minangkabau”.

Panitia acara, Rino Hendra menyampaikan malam kesenian ini digelar oleh pemuda dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) Pemuda Tuah Sakato ke – 54. Selain itu, malam kesenian juga sebagai wadah untuk menggalang dana yang digunakan untuk renovasi balai pemuda.
“Malam kesenian ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ajang untuk memperkenalkan sekaligus mempertahankan seni dan budaya Minangkabau kepada generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai seni tradisional Minangkabau ditampilkan dalam kegiatan tersebut diantaranya tari-tarian khas seperti tari piring, tari pasambahan, tambua tansa, tambua pupuik, hingga lelang singgang ayam.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada grup kesenian Salingka Danau Maninjau yang telah hadir dalam acara malam kesenian di Pasar Raba’a,” katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Nagari Koto Kaciak Herman Tanjung menyebut, kesenian Tuah Sakato Jorong Pasar Raba’a pernah berjaya pada tahun 90-an. Dimana grup ini memiliki randai bernama Siti Napiah yang tenar pada masanya.
“Tuah Sakato ini mempunyai randai bernama Siti Napiah yang dimainkan oleh pemuda pada tahun 90-an, bahkan kasetnya juga banyak beredar di pasaran pada masa itu,” jelasnya
Ia berharap kedepan, Pemuda Tuah Sakato Jorong Pasar Raba’a tetap berjaya kedepannya dan berprestasi di bidang apapun.
“Selamat ulang tahun ke 54 untuk Pemuda Tuah Sakato. Semoga sukses dan jaya selalu,” katanya.
(Bryan)
