Lubukbasung,kaba12.-
Musibah kebakaran kembali gegerkan masyarakat Kabupaten Agam, khususnya di Kecamatan IV Koto, menyusul amukan api yang menghanguskan dapur dan Gudang milik Fatma, (41), warga Jorong Kapalo Koto, Nagari Koto Tuo, Kecamatan IV Koto, Minggu, (27/7) malam.
Akibat kebakaran tersebut, dapur rumah dan Gudang milik korban hangus jadi abu dengan total kerugian ditaksir lebih dari Rp100 juta, termasuk 1 unit vespa dan peralatan pertanian. Tidak ada korban dalam kejadian itu, sementara sumber api penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.

Kejadian kebakaran itu dibenarkan Fauzi, Kadinas Satpol.PP-Damkar Agam melalui Eki Marlinda, Kabid.Damkar Agam menjawab kaba12, Senin, (28/7).
Dijelaskan, musibah kebakaran yang terjadi di Kapalo Koto, Nagari Koto Tuo tersebut, terjadi Minggu malam sekitar pukul 20.45 WIB, yang direspon cepat Damkar Agam dengan menurunkan 3 armada pemadam dari posko Sungai Tanang dan Biaro, dibantu 1 unit armada pemadam dari Kota Bukittinggi dan ranger PMI.
Proses pemadaman api , ulas Eki Marlinda berlangsung cepat ,karena selai tim Damkar Agam dan Kota Bukittinggi, proses pemadaman api dibantu warga bersama KSB Nagari IV Koto, yang bergerak cepat membantu penanganan kejadian tersebut, “kami sangat berterimakasih atas dukungan tim Damkar Bukittinggi, PMI, KSB dan warga, sehingga upaya penanganan kejadian kebakaran bisa berlangsung cepat, sehingga api tidak menjalar ke lokasi lain, “sebut Kabid.Damkar Agam itu lagi.
Diakui Eki Marlinda, kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Agam beberapa waktu belakangan terus mengalami peningkatan, menyusul dampak cuaca ekstrem dan penyebab lain baik karena aliran listrik, aktivitas dapur, pembakaran sampah dan lainnya.
“Kami berharap, masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan, pastikan aliran listrik dan perangkat di dapur yang menggunakan listrik atau api betul-betul dimatikan, sebelum tidur. Jangan lakukan pembakaran jika membersihkan kebun atau halaman, karena dampaknya bisa sangat luar biasa, “ulasnya.-HARMEN.-
