Bukittinggi, KABA12.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bukittinggi, gelar sosialisasi tahapan penyelenggaraan pemilihan umum, di hotel Grand Royal Denai, Rabu (18/12).
Sosialisasi ini mendatangkan narasumber Drs. Mufti Syarfie, praktisi pemilu yang sarat pengalaman, karena pernah menjadi penyelenggara pemilu selama lebih kurang 15 tahun.
Ketua KPU Bukittinggi, Benny Aziz, menjelaskan, sosialisasi penyelanggaraan tahapan pemilu ini, ditujukan kepada kepada puluhan mahasiswa. Dimana, para mahasiswa merupakan kaum intelektual, yang dapat menjadi kader penyelenggaraan pemilu dimasa yang akan datang.
“Kita berikan sosialisasi kepada mahasiswa, dengan tujuan, para peserta nantinya dapat memahami substansi dari aturan pelaksanaan penyelenggaraan pemilu. Mahasiswa dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi pwnyelenggara pemilu di masa yang akan datang,” jelas Benny.
Lebih lanjut Benny Aziz menyampaikan, peserta berjumlah 80 orang yang memang merupakan mahasiswa aktif. Selain menjadi pemilih pemula, mahasiswa dapat dibentuk mejadi kader penyelenggaraan pemilu, baik ditingkat kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, hingga tingkat pusat.
“Kita harapkan nantinya, para mahasiswa ini, dapat menjadi komisioner pada pemilu yang akan datang. Untuk itu, para peserta diberikan pemahaman terkait substansi dibalik aturan penyelenggaraan pemilu, bukan hanya aturan itu saja. Sehingga mereka paham dengan latar belakang dan tujuan dari aturan pemilu itu sendiri,” tambah Benny.
Untuk memberikan materi, memang dihadirikan tokoh berpengaruh dalam penyelenggaraan pemilu, Drs. Mufti Syarfie. Dimana beliau merupakan Ketua KPU Sumbar selama tiga periode.
Mufti Syarfie, tentunya memiliki pengalaman lebih dibidang ini, sehingga dapat memberikan penjelasan dari pelaksaaan dan aturan dari penyelenggaraan pemikihan umum.
(Ophik)
