Tiku, kaba12.com — Komisi III DPRD Agam tinjau lokasi jembatan Labuhan, nagari Tiku V Jorong, kecamatan Tanjung Mutiara, Selasa,(18/2).
Peninjauan dalam rangkaian persiapan pembenahan jembatan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat di nagari Tiku V Jorong tersebut diikuti pimpinan OPD terkait Pemkab Agam, bersama jajaran pemerintah nagari dan kecamatan, untuk menyaksikan dari dekat kondisi jembatan yang kerap dihantam bencana, sehingga memutuskan arus transportasi di wilayah tersebut.
Rombongan komisi III DPRD Agam yang dipimpin ketuanya Ade Ria, didampingi para anggota diantaranya Nesi Harmita, Irfawaldi, dan beberapa anggota komisi III lainnya, melakukan survey di 3 lokasi jembatan yang kondisinya memprihatinkan, selain konstruksinya sudah rusak parah, juga yang tersisa hanya balok-balok kayu, padahal jembatan itu dilalui kendaraan dengan tonase besar yang mengangkut hasil perkebunan, baik kelapa sawit, semangka, cabe dan berbagai jenis hasil kebun masyarakat tersebut.

Menurut Nesi Harmita, anggota komisi III DPRD Agam dari fraksi Gerindra, survey lapangan komisi III DPRD Agam tersebut, merupakan tindak lanjut dari usulan dan pembahasan sebelumnya terkait dengan kondisi berbagai prasarana yang ada di wilayah Tanjung Mutiara yang harus mendapat perhatian dari pemerintah dan DPRD Agam.
Pasalnya, ulas Nesi Harmita, selain kondisinya sudah cukup parah dan sudah lama berlangsung, juga di kawasan itu merupakan kawasan sentral perkebunan yang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk lalulintas, “ kita ingin memastikan kondisinya di lapangan bersama OPD terkait dan diharapkan bisa menjadi prioritas pembangunan , “ sebut Nesi Harmita.
HARMEN
