Padang, kaba12.com — Terkait sinkronisasi RPJMD Propinsi Sumbar, Ketua DPRD Agam Dr. Novi Irwan, S.Pd. M.M menyampaikan pemaparan dalam rapat RPJMD Sumbar di sidang DPRD Sumbar Sumbar,Senin (12/07).
Acara yang dibuka Ketua DPRD Sumbar Supardi dihadiri Sekdaprov. Sumbar Benni Warlis, Pansus RPJMD Sumbar, para Bupati/Wako atau mewakili dan ketua DPRD se Sumbar.
Dijelaskan Dr. Novi Irwan, berdasarkan beberapa Isu strategis yang harus di sinkronisasi kabupaten Agam dan Propinsi Sumbar diantaranya IPM Agam yang hanya 72 yang naik tidak begitu memuaskan saat ini.
” Kita harus Fokus meningkatkan mutu pendidikan, menuju keunggulan SDM generasi mendatang baik yang berada dibawah wewenang kabupaten Agam ( Paud,TK, SD, SMP), maupun yang menjadi kewenangan propinsi Sumbar (Kebutuhan khusus, SMA/ SMK), termasuk dalam wewenang Kemenag (madrasah dan pesantren), ” ujarnya.

Ditambahkan,peningkatan pelayanan kesehatan dan penyuluhan kesehatan masyarakat termasuk RSUD yang di bawah propinsi.
Termasukl masalah ekonomi masyarakat berorientasi kawasan sentral, pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, pariwisata, perindustrian, pendidikan / pesantren supaya ada peningkatan dalam segala hal dan disingkronkan antara program Kabupaten Agam dan Propinsi Sumbar sehingga tidak tumpang tindih dan tepat sasaran serta menjadi prioritas program dan anggaran.
Selanjutnya, ulas Novi Irwan, program milinial interpreneur 100.000 di Sumbar yang digagas didukung penuh, namun diharapkan bisa disingkronkan dengan Agam dalam segi program mulai dari sosialisasi, pengarang, pelaksana program sampai pendampingan pada para milienial interpreneur meraih keberhasilan dalam bidang masing masing.
Disisi lain,masalah revitalilasasi Danau Maninjau yang akan digulirkan supaya segera adanya sinkronisasi mulai dari sosialisasi, regulasi dan program baik pusat, propinsi maupun Agam.
Juga masalah kondisi jalan propinsi saat ini di kabupaten Agam masih banyak rusak, baik rusak sedang bahkan ada yang belum diaspal seperti di Palupuah ke batas kabupaten 50 Kota dan lanjutan di jalan Palembayan dan lainnya supaya menjadi prioritas program dan alokasi anggaran dari Propinsi Sumbar.
Ditambahkan, normalisasi 51 sungai dan anak sungai serta revitalilasasi pengairan, terutama Batang Agam, Batang Tambuo, Batang Tiku, Batang Bawan dan banyak aliran sungai lainnya yang sangat mendesak, ” hal ini kami mohon menjadi prioritas dan sinkronisasi dari propinsi dan Kementrian PUPR – RI, “ungkap ketua DPRD Agam itu.
HARMEN
