Kaba Terkini

Ketua DPRD Agam Apresiasi Festival Seni Tradisional di Nagari Koto Gadang VI Koto

Kotogadang, KABA12.com — Ketua DPRD Agam Dr Novi Irwan mengapresiasi acara Festival Seni Tradisional (Festa) yang digelar di Nagari Koto Gadang VI Koto, Kecamatan Tanjung Raya.

Hal itu disampaikan Ketua DPRD saat menghadiri pembukaan acara tersebut di halaman Balerong Adat Nagari Koto Gadang VI Koto, Jum’at (7/1) malam

“Atas nama pimpinan dan keluarga besar DPRD Agam kami sangat apresiasi acara ini, terutama pada panitia yang telah menggerakkan generasi muda dan masyarakat dalam menyelenggarakan Festival Seni Tradisional di Nagari Koto Gadang VI Koto,” kata Novi Irwan.

Menurut dia, acara Festa tersebut merupakan wadah untuk menampilkan keterampilan seni tradisi Minangkabau bagi generasi muda setempat.

“Festival Seni Tradisional ini sangat luar biasa. Sebab para generasi muda yang memiliki keterampilan di bidang seni dan budaya bisa menampilkan bakatnya dalam acara ini, sehingga bisa dilihat oleh banyak orang,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra tersebut meminta generasi muda untuk membangun keunggulan di beberapa bidang. Terutama menguasai bidang keagamaan, ilmu teknologi, dan menguasai keterampilan seni-budaya.

“Generasi muda saat ini harus menguasai keterampilan di beberapa bidang guna menciptakan generasi yang unggul di masa yang akan datang. Terutama menguasai keagamaan, ilmu teknologi, dan keterampilan hidupnya seperti di bidang seni-budaya,” ungkapnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Vicky Koga mengatakan, acara Festa kali ini mengusung tema “Manjapuik nan tatingga, mampaarek nan lah lungga”. Ia menyebut, tujuan kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap seni dan budaya Minangkabau.

“Secara khusus kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir kenakalan remaja di era modern, sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan silaturahmi antar seluruh elemen masyarakat di Nagari Koto Gadang VI Koto,” ujarnya

Vicky menambahkan, acara ini akan diisi oleh beragam atraksi seni dan budaya Minangkabau seperti silek, tambua tansa, talempong, tari pasambahan, dan lainnya.

“Pada puncak acara nanti juga akan menghadirkan tamu undangan dari ISI Padang Panjang dan Salingka Art untuk menambah kemeriahan kegiatan ini. Kita harapkan acara ini berjalan lancar dan berlangsung meriah,” katanya.

Festival Seni Tradisional yang diinisiasi oleh mahasiswa dan generasi muda ini diselenggarakan selama 3 malam kedepan secara berturut-turut (7 – 9 Januari 2022) yang menampilkan berbagai macam atraksi seni tradisi dan budaya Minangkabau seperti silek, talempong, tari tradisional, tambua, tansa, dan lainnya.

(Bryan)

To Top