DPRD Agam

Kerja Marathon DPRD Agam Tuntas APBD 2023 Disahkan, Capai Rp.1,5 Triliun

Kerja keras dan maksimal yang dilakukan secara marathon oleh tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Agam dan TAPD Pemkab.Agam dalam sebulan terakhir, akhirnya berhasil dituntaskan Selasa,(29/11).

Sidang paripurna DPRD Agam yang diagendakan mengesahkan 2 ranperda masing-masing RAPBD 2023 dan pengelolaan keuangan daerah (PKD) itu dipimpin ketua DPRD Agam Dr.Andri Warman, didampingi 3 wakil ketua masing-masing Marga Indra Putra, Suharman dan Irfan Amran, dihadiri bupati Agam Dr.Andri Warman, Sekab.Agam Edi Busti, para asisten, kepala OPD dan anggota DPRD Agam.

Proses penyusunan anggaran yang dituangkan dalam RAPBD 2023, yang dilakukan secara marathon melalui berbagai rapat yang melelahkan, akhirnya berhasil disetujui dan disahkan menjadi Peraturan Daerah, dalam sidang paripurna DPRD Agam, Selasa,(29/11) malam di ruang sidang utama DPRD Agam.

Pengesahan Perda APBD 2023 ini ditandai dengan penandatanganan berita acara yang dilakukan Bupati Agam, Dr H Andri Warman bersama Ketua dan para pimpinan DPRD Agam.

Menurut Dr.Novi Irwan, ketua DPRD Agam, kerja keras yang dilakukan tim Banggar, para anggota DPRD dan TAPD Pemkab.Agam, sudah berhasil diselesaikan dengan disahkannya RAPBD 2023 yang menjadi tatanan penting bagi kabupaten Agam dalam melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan untuk tahun 2023.

Diharapkan Novi Irwan, kerja maksimal yang sudah dilakukan, bisa memberi hasil maksimal, yakni makin optimalnya realisasi pembangunan ditengah masyarakat, memberi dampak lebih bagi upaya peningkatan kesejahteraan, pelayanan dan bisa mendorong terealisasinya visi-misi daerah sesuai program prioritas pemerintah.

“ DPRD Agam memberi dukungan maksimal pada pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan, termasuk melakukan pengawasan dan control di lapangan, sehingga berbagai program yang dirancang, bisa terealisasi optimal, “ sebut ketua DPRD Agam didampingi Hasneril, pranata Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam.-HARMEN.-

Tahun 2023 Tantangan Kian Berat, Andri Warman : Harus Lebih Baik

Bupati Andri Warman usai pengesahan APBD 2023 di gedung DPRD Agam Selasa ini, menyampaikan ucapan terimakasih pada seluruh anggota DPRD Agam, tim Banggar dan TAPD Pemkab.Agam atas disahkannya Perda APBD 2023 yang merupakan pondasi pelaksanaan berbagai kegiatan di kabupaten Agam.

Disebutkan, apa yang dilakukan ini sudah sesuai dengan ketentuan, sehingga terhindar dari sanksi atas pelanggaran ketentuan PP nomor 1 tahun 2019. “Dalam ketentuan itu kepala daerah dan DPRD menyetujui bersama rancangan Perda APBD paling lambat 1 bulan sebelum dimulainya tahun anggaran baru,” ujarnya.

Dikatakan, 2023 merupakan tahun yang sangat strategis tapi berat, karena sudah memasuki persiapan untuk pesta demokrasi 2024, termasuk tantangan pemilihan ekonomi 2023 dampak kondisi yang dialami sebelumnya yakni pandemic covid-19 dan tekanan inflasi.

Disebutkan Andri Warman, proses penyusunan anggaran dengan tuntutan dan tantangan berat itu, diakui menguras tenaga, pikiran dan emosional disetiap tahap penyusunan RAPBD 2023, karena tingginya kebutuhan, sedang kemampuan keuangan daerah masih sangat terbatas., sehingga belum semua kebutuhan dapat diakomodir pada APBD 2023.

“Namun kita bersama sudah berupaya menyusun dan mengalokasikan anggaran berdasarkan target pencapaian visi misi, serta target RPJMD dan kebutuhan anggaran minimal untuk berikan pelayanan pada masyarakat,” katanya.

Bupati juga meminta seluruh OPD untuk merealisasikan anggaran 2023 lebih cepat dan lebih baik dari 2022, yang tetap menganut prinsip efisien dan efektif dalam penggunaan anggaran, sehingga upaya merealisasikan program pembangunan sesuai visi misi daerah bisa betul-betul terlaksana maksimal.-HARMEN.-

APBD Agam Capai Rp.1,5 Triliun, Potensi Defisit Rp. 92 Miliar

Dalam sidang paripurna DPRD Agam, usai pengesahan oleh seluruh fraksi di DPRD Agam, Sekretaris DPRD Agam, Villa Erdi, membacakan berita acara pengesahan terkait dengan APBD 2023 Kabupaten Agam yang mencapai Rp1.564.880.451.816.

Dijelaskan, alokasi bidang pendapatan mencapai Rp1.467.880.451.816 dengan rincian PAD Rp210.891.309.281, pendapatan transfer Rp1.252.489.142.535 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebanyak Rp4.500.000.000.

Selanjutnya, belanja Rp1.559.880.451.816 dengan rincian belanja operasi Rp1.196.287.407.957, belanja modal Rp184.511.841.488, belanja tidak terduga Rp6.213.685.745 dan belanja transfer Rp172.867.516.626, ” anggaran belanja mengalami defisit sebesar Rp92.000.000.000,” ujarnya.

Sementara, penerimaan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya Rp97.000.000.000, sedangkan pengeluaran pembiayaan penyertaan modal daerah pada BUMD sebesar Rp5.000.000.000, dengan pembiayaan netto Rp92.000.000.000. –HARMEN.-

DPRD Agam Sahkan Perda PKD, Dr.Novi Irwan : Jadi Rambu-Rambu Penguat

Lima fraksi DPRD Agam setujui ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (PKD) dalam sidang paripurna DPRD Agam, Selasa,(29/11) malam di ruang sidang utama DPRD Agam. Pengesahan Perda PKD bersamaan dengan pengesahan APBD 2023 kabupaten Agam.

Pengesahan itu ditandai dengan penandatangan berita acara pengesahan oleh bupati Agam Dr.Andri Warman, ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan, para wakil ketua DPRD Agam masing-masing Suharman, Marga Indra Putra dan Irfan Amran disaksikan seluruh anggota DPRD Agam, apra kepala OPD dan undangan lain.

“Terimakasih pada DPRD Agam yang telah berikan tanggapan untuk kesempurnaan Ranperda ini, sehingga sudah sampai ketahap pendapat akhir fraksi,” ucap bupati.

Perda ini diharapkannya mampu wujudkan Good Governance dan Clean Goverment, dengan melakukan tata kelola keuangan yang baik dan taat peraturan perundang-undangan, karena akan dijadikan sebagai pedoman dan salah satu instrumen hukum dalam penyelenggaraan pengelolaan keuangan daerah, baik dalam aspek perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasan keuangan daerah.-HARMEN

Kerja Berat Tuntas, 2 Perda Disahkan Hingga Larut Malam, Dr.Novi Irwan : Kita Awasi Bersama

DPRD Agam bersama Pemerintah Kabupaten Agam sahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2023 untuk ditetapkan menjadi Perda dalam sidang paripurna yang digelar marathon Selasa,(29/11) malam.

Pengesahan itu ditandai dengan penandatanganan nota persetujuan bersama antara DPRD Agam dan Pemkab.Agam masing-masing Ketua DPRD Agam Dr.Novi Irwan, Bupati Agam Andri Warman, para Wakil Ketua DPRD yakni Suharman, Marga Indra Putra, dan Irfan Amran. disaksikan anggota DPRD Agam, Sekretaris Daerah Drs Edi Busti Forkopimda, Sekretaris DPRD Villa Erdi, Staf Ahli, para Asisten, kepala OPD dan undangan lainnya.

Dalam sidang paripurna tersebut, para juru bicara fraksi masing-masing Fraksi Gerindra yang disampaikan Nesi Harmita, PKS disampaikan oleh Asrizal, Demokrat-Nasdem disampaikan Feri Adrianto, PAN disampaikan Henrizal, Golkar disampaikan Joni Putra Dt.Bintaro Hitam, PPP disampaikan Gema Saputra, dan PBB Hanura Berkarya disampaikan M. Ater Dt. Manambun menyampaikan masing-masing pendapat akhirnya terhadap kedua Ranperda tersebut.

Dalam pendapat akhir itu, seluruh fraksi dapat menerima dan menyetujui Ranperda tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Rancangan APBD TA 2023 untuk dijadikan Peraturan Daerah dengan memberikan beberapa saran dan masukan untuk kemajuan Kabupaten Agam.

Ketua DPRD Agam Novi Irwan, mengatakan proses pembahasan RAPBD 2023 cukup alot baik pembahasan tingakat satu maupun pembahasan tingkat dua sampai pengambilan keputusan yang disetujui oleh ketujuh Fraksi DPRD Agam dengan catatan-catatan yang menyertai kesepakatan tersebut.

“Meskipun anggaran yang terbatas, namun DPRD Agam terus meminta dan menyepakati agar prioritas utama pembangunan di 16 Kecamatan dari hasil Musrenbang harus diakomodir dalam APBD 2023, Aspirasi masyarakat melalui seluruh reses Pimpinan dan anggota DPRD Agam juga di akomodir dalam bentuk pokok pikiran DPRD serta beberapa prioritas daerah juga dapat terlaksana dengan baik di tahun 2023 sesuai dengan RPJMD,” ungkap Novi Irwan.

Ketua DPRD Agam menyatakan, dengan keterbatasan pendapatan daerah, diharapkan program-program utama untuk masyarakat disamping terus membangun Infrastruktur, SDM generasi muda, maupun ekonomi masyarakat dan pelayanan yang prima harus tetap berjalan maksimal.

“Mari kita lakukan pengawasan baik dari DPRD dan semua pihak terhadap program-program pemerintah daerah, sehingga berdampak maksimal dirasakan masyarakat Agam,” harapnya.

HARMEN

To Top