Kerap Picu Banjir, Jembatan Bandar Baru Dibongkar

Lubukbasung,kaba12.com — Diduga kerap jadi pemicu luapan banjir saat debit sungai Bandar Baru besar, jembatan yang menghubungkan Bandar Baru-Silayang dibongkar, Sabtu,(25/4).

Pembongkaran jembatan yang puluhan tahun dibangun itu, terpaksa dilakukan, karena saat ini posisinya sangat rendah, dan rendah memicu luapan banjir saat aliran sungai Bandar Baru membesar jika hujan turun, sehingga aliran air sungai tertahan dan meluap ke badan jalan bahkan sampai ke pemukiman penduduk di wilayah Bandar Baru tersebut.

Pembongkaran yang menggunakan alat berat itu dipimpin kepala BPBD Agam M.Dt.Maruhun bersama beberapa personil DPUTR Agam untuk memastikan kondisi jembatan itu untuk sementara aman untuk dibongkar, dan akan segera dibangun jembatan baru dengan konstruksi yang lebih besar dan lebih tinggi.

Menurut M.Dt.Maruhun yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Agam itu, pembongkaran jembatan yang menghubungkan ruas jalan Bandar Baru-Silayang itu, merupakan solusi paling aman menyikapi dampak banjir yang terjadi beberapa waktu belakangan akibat luapan aliran sungai Bandar Baru tersebut.

Disebutkan, aliran sungai Bandar Baru saat ini cukup besar, setelah dilakukukan normalisasi sungai memanfaatkan dana pemerintah pusat. Besarnya debit air itu, justru kerap yang tertampung oleh aliran sungai karena tersekat oleh jembatan utama yang masih rendah, sehingga berdampak dengan luapan air ke permukaan jalan dan pemukiman penduduk, termasuk masjid An-Har Bandar Baru.

“ Kita lakukan pembongkaran jembatan yang menghubungkan Bandar Baru-Silayang, dan langsung dikerjakan. Sementara jalur alternative masyarakat bisa melewati jalur jembatan Kabun atau dari Parik Panjang, dan jembatan yang dibongkar akan segera dibangun, “ tegas M.Dt.Maruhun lagi.

Pembongkaran jembatan itu disebutkan sebagai solusi paling aman dalam mengantisipasi dampak banjir di kawasan itu, karena beberapa waktu belakangan akibat curah hujan tinggi, dampak kerap terjadi di wilayah Banda Baru, termasuk Jumat tadi malam.

HARMEN

0Shares