Kembalikan Nama Kampung Duku, Ridwan Ajak Masyarakat Tanam 2 Batang Duku

Palembayan, kaba12.com — Keberadaan buah duku di Sumatera Barat tidak bisa diragukan lagi. Hal itu karena abad ke 19, Sumatera Barat merupakan salah satu daerah yang juga dikenal sebagai penghasil duku. Tepatnya di kampung Duku, nagari Ampek Koto Palembayan, kecamatan Palembayan.

Seperti diungkap Camat Palembayan, Ridwan (24/5) asal nama dari kampung Duku karena banyaknya pohon duku yang tumbuh di daerah tersebut.

Tidak hanya itu, buah yang dihasilkan tidak kalah manis dari duku Palembang.

“Menurut cerita orang tua dulunya, kampung duku juga dikenal sebagai penghasil duku yang manis bahkan tidak kalah manis dari Sumatera bagian Selatan pada musimnya. Sehingga diberi nama kampung duku,”ujarnya.

Kendati demikian, seiring perkembang zaman semakin canggih, tidak membuat pertumbuhan pohon duku menjadi baik. Banyak diantara pohon-pohon duku yang mati hingga ditebangi untuk lokasi pemukiman.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab. Agam telah menyalurkan ratusan bibit duku kepada masyarakat setempat untuk ditanami di lahan masing-masing,”ungkapnya.

Ditambahkan, bibit yang disalurkan pun merupakan bibit kwalitas tinggi yang dikembangkan dengan cara di stek.

“Dengan cara ini, kita tidak perlu menunggu waktu lama untuk memanen,”tambah Ridwan.

Saat ini pihaknya mengupayakan setiap rumah harus menanam 2 batang duku.

Tahap awal, pemerintah sudah menyalurkan lebih kurang 100 bibit yang ditanam di lahan pekarangan masyarakat.

“Secara bertahap kita kembalikan kampung Duku sebagai penghasil buah duku, tentu program ini bisa berjalan atas kerja keras kita bersama. Setelah itu baru lah kita lanjutkan penanaman di lahan perkebunan ,” ujarnya.

(Ardi)

0Shares