Lubukbasung,kaba12 — Setelah sebelumnya sempat terhenti dampak kasus keracunan makanan beberapa waktu lalu, SPPG MBG Kampuang Tangah, Nagari Kampuang Tangah,Kecamatan Lubukbasung sudah kembali beroperasi dan melayani seluruh wilayah yang menjadi target penerima manfaat.
Pasca insiden tersebut, berbagai upaya perbaikan dan penanganan pelayanan makin dioptimalkan pengelola SPPG MBG Kampuang Tangah, untuk mengantisipasi hal serupa, karena kejadian sebelumnya menjadi pengalaman berharga dalam upaya memberi pelayanan terhadap seluruh siswa dan guru penerima manfaat dalam cakupan pelayanan SPPG MBG tersebut.
Seperti halnya, pengawasan dan pemantauan khusus yang dilakukan Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra, Camat Lubukbasung, Selasa, (20/1/2026) di SMPN 2 Lubukbasung di Manggopoh, dan beberapa sekolah lain yang menjadi target distribusi SPPG MBG Kampuang Tangah tersebut.

Bahkan,dalam proses pengawasan dan pemantauannya, Camat Lubukbasung Ricky Eka Putra bersama tim khusus Kecamatan Lubukbasung, ikut menikmati dan mengkonsumsi makanan yang diproduksi SPPG MBG Kampuang Tangah di SMPN 2 Lubukbasung.
“Kita mendorong optimalnya proses distribusi MBG yang dihasilkan seluruh seluruh dapur SPPG di Kecamatan Lubukbasung dan berharap, bisa betul-betul manfaat dikonsumsi oleh penerima manfaat sesuai target program MBG pemerintah, kita akan lakukan pemantauan secara rutin, agar hal-hal yang berpotensi merugikan penerima manfaat bisa diantisipasi sejak dini, “tegas Ricky Eka Putra.

Pasca insiden keracunan makanan tahun lalu, SPPG MBG Kampuang Tangah, disebutkan Camat Lubukbasung itu, informasi yang diperoleh pihaknya sudah dilakukan evaluasi dan pembenahan, termasuk perbaikan sistim pengawasan pengolahan makanan dan berbagai aspek lain yang disyaratkan pemerintah, sehingga dapur MBG di Kampuang Tangah sudah bisa kembali beroperasi dan melayani penerima manfaat,”kita berharap, program MBG di wilayah Kecamatan Lubukbasung berjalan lancar tanpa kendala, “harapnya.
(HARMEN)
