Kaba Terkini

Kecamatan Tanjung Raya Gelar Musrenbang RKPD 2023

Maninjau, KABA12.com — Pemerintah Kecamatan Tanjung Raya melaksanakan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Agam tahun anggaran 2023, Selasa (15/2).

Acara yang digelar di aula Nagara Bhakti kantor camat setempat turut dihadiri Asisten I Sekdakab Agam Rahman, Kepala DPMN Agam Asril, Wakil Ketua DPRD Agam Irfan Amran, Camat Tanjung Raya Handria Asmi, OPD terkait, Forkopimca, walinagari, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Camat Tanjung Raya Handria Asmi menjelaskan, pelaksanaan Musrenbang kali ini bertujuan untuk menyusun rencana pembangunan daerah pada tahun anggaran 2023 melalui komitmen dari para pemangku kepentingan.

Dalam pelaksanaannya, Handria menyebut bahwa masing-masing nagari harus memiliki 5 program prioritas yang diusulkan melalaui Musrenbang tingkat kecamatan ini. Dimana dari 5 program prioritas itu nantinya diseleksi menjadi 2 prioritas per nagari, sehingga total keseluruhan program di nagari se- Tanjung Raya menjadi 18 usulan.

“Dari 18 usulan program prioritas itu, nanti akan diseleksi lagi mana yang perlu dijadikan prioritas atau P1 hingga P18 di Kecamatan Tanjung Raya,” ujarnya kepada wartawan.

Menurutnya, poin penting yang diambil dalam musyawarah ini adalah seluruh program prioritas baik tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten.

“Intinya semua program itu harus ada sinkronisasi antar sesama agar proses pembangunan dapat berjalan baik,” katanya.

Pelaksanaan Musrenbang tahun ini tetap memprioritaskan kegiatan revitalisasi Danau Maninjau, peningkatan akses jalan provinsi dan kabupaten, serta pemberdayaan dan pembangunan fisik di tiap nagari.

“Saat ini kita bersama tim sedang berupaya mencari program yang perlu diprioritaskan. Nanti, setelah ini program prioritas itu ditingkatkan lagi ke Musrenbang tingkat kabupaten yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Pihaknya, seluruh nagari dan lembaga yang terlibat dapat mengawal kegiatan ini, serta mengambil poin penting agar pembangunan yang direncanakan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Agam Irfan Amran menambahkan, kegiatan Musrenbang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Dimana setiap perencanaan pembangunan yang akan dilakukan di kabupaten harus diawali melalui musyawarah secara bertingkat sampai pengambilan keputusan di tingkat kabupaten.

“Musrenbang itu merupakan suatu rencana yang strategis karena sistem pembangunan harus diawali dengan perencanaan yang matang. Sebab apabila tanpa ada perencanaan, kegiatan pembangunan tidak mungkin bisa dilakukan,” kata legislator Partai Amanat Nasional itu.

Menurut dia, dalam pelaksanaan Musrenbang pemerintah daerah tentu menetapkan skala prioritas yang akan dibangun, karena urgensinya adalah dampak terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari sisi ekonomi, kebudayaan, dan sebagainya.

“Musrenbang dilaksanakan dalam rangka membangun komitmen masyarakat untuk merencanakan pembangunan yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

(Bryan)

To Top