Lubukbasung, KABA12.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Agam sudah mengambil sampel makanan katering yang diduga meracuni 43 karyawan PT. JAPFA unit Padang Tongga, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Rabu (06/01) siang.
Sampel makanan tersebut Kamis (07/02) ini telah dikirim ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Padang untuk diperiksa lebih lanjut.
Kasi Jaminan Kesehatan, Pengobatan Tradisional, Pengawasan Obat dan Makanan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Desmawati mengatakan, sampel makanan yang telah diambil itu satu kotak nasi katering lengkap dengan isian menu nasi, lauk ikan tongkol, sayur kol bening serta kerupuk udang.
“Sampel ini diperiksa BPOM untuk mengetahui makanan apa yang menyebabkan 43 karyawan PT. JAPFA keracunan, serta melihat bakteri yang terkandung didalamnya,” ujar Desmawati.
Sebelumnya, Manajer PT. JAPFA unit Padang Tongga, Mablul Khairin saat ditemui KABA12.com di UGD RSUD Lubukbasung menyebutkan bahwa peristiwa keracunan itu dialami 43 karyawannya 1 jam setelah jadwal makan siang.
Puluhan karyawan perusahaan telur ayam itu mengalami mual, muntah dan sakit kepala hingga dilarikan ke UGD RSUD Lubukbasung.
Menurutnya, keracunan tersebut disebabkan dari salah satu isi makanan katering yang dikonsumsi karyawan.
“Dugaan kita dari lauk ikan tongkol yang ada dimenu nasi. Karena ada sebagian karyawan yang tidak memakan ikan, hanya makan sayur kol saja tidak ada masalah,” ujarnya.
Mablul Khairin menyebutkan, pihaknya telah berlangganan lama dengan pihak katering sekitar satu tahun. Namun, peristiwa keracunan seperti ini baru kali ini terjadi.
(Jaswit)