Kampung Anti Narkoba, Komitmen Warga Lawan Narkoba

Lubukbasung,kaba12.com — Rencana menjadikan RK.Cumateh, jorong V Sungai Jariang, Lubukbasung, kabupaten Agam sebagai kampung anti narkoba mendapat respon luas dari berbagai elemen masyarakat. Tidak hanya dari kalangan pemerintah, tapi juga dari berbagai elemen masyarakat member dukungan, sebagai bentuk perlawanan terhadap peredaran narkoba yang semakin menggila saat ini.

Seperti halnya disebutkan asisten I Sekab Agam Rahman,S,ip,MM, yang menyebut langkah pemuda bersama masyarakat Cumateh itu sangat luar biasa dan secara otomatis direspon masyarakat saat ini.

Pasalnya, keberadan kampung anti narkoba, merupakan yang pertama di kabupaten Agam, bahkan di Sumatera Barat. Apalagi saat ini, pemerintah bersama aparat penegak hukum makin gencar melakukan penertiban dan operasi memberangus narkoba di seluruh Indonesia.

“ Ini langkah positif, dan pemerintah memberi dukungan penuh, apalagi hal itu mencuat dari masyarakat sebagai wujud perhatian dan kepedulian terhadap nasib generasi penerus masa depan pembangunan daerah, kami respon hal itu,”sebut Rahman.

Hal serupa disebutkan Sukendra, ketua LSM Ganggam Solidaritas –IPWL, yang mengaku salut dengan komitmen pemuda, bahkan tokoh ninik mamak dan pemuka warga memberi dukungan penuh, bahkan tidak hanya sekedar sebagai kampung anti narkoba, masyarakat juga siap menyerahkan lahan untuk lokasi kegiatan anti narkoba di Cumateh.

Komitmen dan dukungan masyarakat itu, sebut Sukendra menjadi kekuatan luar biasa bagi upaya melawan narkoba termasuk dalam mengatasi dampaknya, “kami siap setiap saat memberi masukan, saran, dukungan dan pembinaan untuk kegiatan ini,”tegasnya.

Dukungan masyarakat tersebut, juga direspon positif Anizur, salah seorang korban narkoba yang baru usai menjalani pembinaan di LP.Padang Tongga, Lubukbasung karena terbelit sebagai pemakai narkoba.

Disebutkan Anizur, dukungan dan kepedulian masyarakat menjadi kekuatan utama dalam melawan peredaran narkoba,” hal itu harus diwujudkan bersama, pagar kampung dengan komitmen bersama, agar narkoba tidak masuk menjarah kehidupan generasi muda, jangan sesekali mencoba, antisipasi pengaruh buruknya sejak dini,”tegas Anizur.

(Harmen)

0Shares