Kakanwil Ditjenpas Sumbar Resmikan Sarana Air Bersih Gratis di Rutan Maninjau

Maninjau, KABA12 — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ka Kanwil Ditjenpas) Sumatera Barat meresmikan sarana air bersih gratis di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kabupaten Agam, Selasa (27/1).

Peresmian sarana air bersih di lingkungan Rutan Maninjau dihadiri oleh jajaran Kanwil Ditjenpas Sumbar, Kepala Rutan Maninjau beserta petugas, Camat Tanjung Raya Al Hafidh, Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar, dan Kacabjari Maninjau Ade Maulana dan undangan lainnya.

Fasilitas tersebut dibangun untuk menjamin ketersediaan air bersih pasca bencana banjir bandang, dan dapat dimanfaatkan bersama.

Kepala Kanwil Ditjenpas Sumbar, Kunrat Kasmiri menyampaikan bahwa pemenuhan akses air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipastikan keberlangsungannya, baik bagi warga binaan pemasyarakatan maupun masyarakat di sekitar rutan, terutama pascabencana yang berdampak pada infrastruktur lingkungan.

“Sarana air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial pemasyarakatan. Negara hadir untuk memastikan hak-hak dasar warga binaan tetap terpenuhi, sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar yang membutuhkan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana,” ujar Kunrat Kasmiri.

Ia menegaskan, program ini merupakan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
dalam rangka mengatasi permasalahan masyarakat yang terdampak bencana, terutama keterbatasan akses air bersih.

“Ini juga sebagai bentuk komitmen Insan Pemasyarakatan dalam memenuhi kebutuhan dasar warga binaan sekaligus membantu masyarakat sekitar yang terdampak bencana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Rutan Maninjau Joko Prayitno mengapresiasi atas dukungan Kanwil Ditjenpas Sumbar terhadap pembangunan sarana air bersih tersebut.

Menurutnya, keberadaan fasilitas ini sangat membantu kelangsungan layanan di rutan sekaligus mempererat hubungan antara Rutan Maninjau dan masyarakat sekitar.

“Sarana air bersih ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan warga binaan dalam kehidupan sehari- hari, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di lingkungan sekitar rutan yang mengalami keterbatasan air bersih akibat bencana banjir bandang beberapa waktu lalu,” ungkapnya.

Keberadaan sarana air bersih gratis tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan guna mendukung kesehatan, kebersihan, serta kualitas hidup warga binaan dan masyarakat sekitar.

“Dengan diresmikannya sarana air bersih ini, diharapkan kebutuhan air bersih di lingkungan Rutan Maninjau dapat terpenuhi secara berkelanjutan, serta menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” jelasnya.

(Bryan)

0Shares