Lubukbasung,kaba12 — Korban korban meninggal yang berhasil ditemukan tim SAR Gabungan penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam masih terus bertambah.
Update data yang dilansir posko utama penanganan dampak bencana Kabupaten Agam Kamis,(11/12) siang, terdapat penambahan 2 korban, menjadi 192 korban meninggal dengan 25 orang tidak terindentifikasi dengan 72 orang dinyatakan hilang.
Informasi yang diperoleh , dari data sebelumnya jumlah korban meninggal mencapai 190 orang, ada penambahan 2 jenazah yang berhasil ditemukan Rabu malam, sehingga korban meninggal bertambah menjadi 192 orang.

Sementara dari 192 korban yang meninggal, mayoritas sudah dikebumikan oleh keluarga, dan prosesi pemakaman yang digelar pemerintah, tercatat sebanyak 17 orang warga asal Agam yang tidak teridentifikasi dimakamkan di TPU Bungus Teluk Kabung, Padang, Rabu,(10/12) kemarin, 10 orang dikebumikan di TPU Pemkab.Agam, Kampuang Baru, Sungai Jariang, dan sebelumnya akhir November lalu, tercatat sebanyak 10 jenazah yang sudah dimakamkan, 8 diketahui identitasnya dan 2 jenazah tidak diketahui.
Seperti disebutkan Hasneril, Kabid.Pelayanan dan Rehabilitas Sosial Dinsos Agam di kompleks TPU Kampuang Baru, Sungai Jariang Lubukbasung, Kamis, (11/12), khusus untuk korban terdampak bencana hidrometeorologi yang dikebumikan tanpa identitas sebanyak 29 orang, masing-masing 17 orang di TPU Bungus, Padang dan 12 orang di TPU Kampuang Baru, Sungai Jariang Lubukbasung.

Sementara, proses pencarian terhadap korban terdampak bencana yang masih hilang, yakni sebanyak 72 orang masih terus diintensifkan oleh tim SAR Gabungan ,baik di Salareh Aia , Palembayan, Malalak, maupun di Tanjung Raya.
(HARMEN)
