Jumlah Korban Keracunan Terus Bertambah, Capai 50 Orang, BPBD Pasok Logistik

Lubukbasung,kaba12 — Jumlah keracunan makanan yang diduga akibat mengkonsumsi nasi goreng yang diproduksi dapur SPPG Kampuang Tangah, Lubukbasung masih terus bertambah.

Hingga pukul 19.50 WIB,Rabu malam tercatat korban keracunan sudah capai 50 orang, masing -masing mendapat perawatan di puskesmas Manggopoh yang mencapai 36 orang, di RSUD Lubukbasung 11 orang dan di RSIA Rizki Bunda 3 orang.

Informasi yang dihimpun kaba12 di IGD RSUD Lubukbasung, jumlah penambahan pasien terbanyak berada di puskesmas Manggopoh,
yang terus didatangi keluarga korban terdampak keracunan makanan tersebut.

Bahkan, tim Pemkab. Agam sudah bersiaga di lokasi penampungan pasien terdampak keracunan, baik personil Satpol PP, para pejabat daerah, bahkan BPBD Agam sudah memasok bantuan logistik, berupa selimut, pempers, dan popok.

Bahkan, Kepala Badan Kesbangpol Agam bersama Direktur RSUD Lubukbasung bersama seluruh petugas bersiaga di rumah sakit untuk membantu proses penanganan kejadian keracunan yang jumlah terus bertambah tersebut.” Seluruh unsur sudah berada di 3 lokasi yang menjadi tempat penanganan warga terdampak keracunan ,” sebut Bambang Warsito.

Untuk dukungan pada petugas medis, BPBD Agam sebut Bambang Warsito sudah memasok logistik yang dibutuhkan untuk penanganan para korban, karena pasien banyak yang mencret dan muntah- muntah, yang terus mendapatkan penanganan medis.

Kasus keracunan MBG pertama di Sumbar itu mendapat perhatian luas dari berbagai pihak, bahkan RSUD Lubukbasung dan Puskesmas Manggopoh didatangi banyak warga yang prihatin akan kejadian itu.

(HARMEN)

0Shares