Jorong Pantas Dikepung Longsor, Roza : Butuh Kapal Selamatkan Warga

Maninjau, kaba12 — Dampak hujan lebat berkepanjangan sejak Kamis sore kemarin memicu bencana di Tanjung Raya. Hingga pukul 01.00 WIB Jumat, (14/7) tercatat 4 jorong di Nagari Tanjung Sani yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor akibat terjangan hujan lebat.

Update informasi yang diperoleh kaba12 dari Roza Syafdefianti, Camat Tanjung Raya, tercatat 4 jorong yang terdampak longsor dan banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu, terutama yang terdampak cukup parah di Nagari Tanjung Sani masing-masing Jorong Alai yang terdampak banjir dan longsor, menyebabkan ruas jalan propinsi tertutup material longsor.

Kemudian di Jorong Pandan, longsor menyebabkan ruas jalan kabupaten salingka danau Maninjau tertutup, mayoritas warga mengungsi karena kuatir ancaman longsor susulan dan banjir bandang. Kondisi serupa terjadi di Jorong Sigiran, dampak longsor dan banjir besar menyebabkan 1 unit rumah rusak parah dan kantor walijorong direndam lumpur.

Hal serupa juga terjadi di Jorong Sungai Tampang, tanah longsor dari tebing pebukitan di jalur jalan kabupaten, penghubung salingka Danau Maninjau itu ditutupi material longsor,” curah hujan masih tinggi, kita masih terus memantau, “sebut Camat Tanjung Raya itu.

Kondisi memprihatin juga terjadi di Jorong Pantas, dampak longsor disertai banjir besar, membuat warga di wilayah itu mengungsi ke lokasi yang lebih aman, dipandu oleh walijoron dan pemerintah nagari, “ kita sudah instruksikan untuk memprioritaskan keselamatan warga, “ujar Roza.

Bahkan, terjangan longsor di Jorong Pandan, justru terjadi di bagian kiri dan kanan jalan, sehingga menyulitkan proses evakuasi dan pengungsian warga, sehingga dibutuhkan kapal untuk mengevakuasi warga yang tersekat longsor, “ yang aman, justru evakuasi melalui jalur danau, “jelas Roza Syafdefianti menjawab kaba12.

Ditambahkan, kondisi di lapangan masih relative belum stabil, karena curah hujan masih tinggi, sehingga dikuatirkan kemungkinan terjadinya longsor susulan termasuk banjir di lokasi yang berbeda, “ kami bersama Forkopimca Tanjung Raya, BPBD, Damkar, TKSK, jajaran pemerintah nagari dan unsur lain, masih berada di lapangan untuk memantau perkembangan, “ ujar Camat Tanjung Raya itu.

HARMEN

0Shares