Lubukbasung, KABA12.com — Kasi Kesmavet Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Iswan Hendri, mengatakan bahwa untuk harga daging diprediksi tidak akan mengalami kenaikan harga yang signifikan.
Menurutnya, akan ada nantinya pedagang dadakan. Sehingga pedagang mengambil keuntungan agak banyak.
‘’Meskipun naik, tapi tidak begitu tinggi dari harga normal (Rp.120.000-Rp.130.000/kg),” katanya.
Iswan Hendri menyebutkan, bahwa apabila masyarakat tetap ramai untuk ke pasar, pihaknya akan tetap mewanti-wanti di lapangan untuk mengarahkan masyarakat agar memakai masker dan jaga jarak.
“Karena membeli daging ke pasar bagi masyarakat kita sudah menjadi budaya yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya
Sementara itu, tradisi membantai ini merupakan rutinitas tahunan sebelum lebaran. Warga sengaja datang sepagi mungkin agar mendapatkan daging yang segar dan sesuai keinginan mereka.
Namun dalam kondisi pandemic, warga yang ingin membeli daging di pasar tetap diingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan, memakai masker dan mengutamakan physical distancing.
(Virgo/*)
