Lubukbasung, kaba12.com — Bupati Agam Dr.Indra Catri pastikan semua kegiatan masyarakat berjalan baik sesuai standar protokol penanganan covid-19 memasuki era tatanan normal baru pasca pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Sumbar yang sejak Senin kemarin diberlakukan di kabupaten Agam.
Untuk memastikan kesiapan berbagai sarana pelayanan umum untuk masyarakat tersebut, bupati Agam bersama rombongan,Selasa,(9/6) sengaja mendatangi berbagai objek pelayanan umum, seperti Pasar Balai Salasa, beberapa kantor OPD Pemkab.Agam, termasuk beberapa objek wisata yang sudah mulai beroperasi di kabupaten Agam.
Di Pasar Balai Salasa, bupati Agam bersama rombongan Kapolres Agam memantau aktivitas warga dalam pasar, termasuk mengingatkan masyarakat dan pedagang untuk selalu memakai masker.
Demikian juga di beberapa kantor OPD Pemkab.Agam, penerapan tatanan normal baru produktif yang sudah diterapkan di kabupaten Agam, standar pelayanan diberlakukan selain pemakaian masker, juga diwajibkan penyiapan wastafel cuci tangan di depan pintu masuk gedung perkantoran serta aturan jaga jarak aman saat melayani masyarakat.

Sementara di objek wisata Linggai, Tanjung Raya, bupati Agam Indra Catri memastikan pelayanan petugas yang harus sesuai standar protokol covid-19, selain memakai masker, penyediaan wastafel cuci tangan lengkap dengan sabun, juga sistim yang diterapkan relative aman dari potensi paparan virus corona dengan pemakaian sistim pembayaran kartu digital.
“ Pimpinan ingin memastikan secara konkrit di lapangan kesiapan di berbagai sarana pelayanan yang dikelola pemerintah sesuai dengan standar protokol covid-19, seiring pemberlakuan new normal produktif dan aman covid-19, “ jelas Rahman, Asisten I Sekab.Agam kepada kaba12.com.
Disebutkan Rahman yang bersama rombongan meninjau beberapa kawasan sentral pelayanan masyarakat termasuk pasar Balai Salasa itu, temuan lapangan, mayoritas masyarakat sudah menyadari dan mentaati instruksi penanganan covid-19 sesuai anjuran pemerintah.
Namun temuan lapangan khususnya pemakaian masker oleh masyarakat banyak yang tidak pas, pemasangan masker mestinya menutup hidung dan mulut untuk mengantisipasi penyebaran virus, kebanyakan warga memasang di leher atau tidak menutup mulut dan hidung dengan sempurna.
“ Hal itu yang kami ingatkan pada masyarakat, karena pemakaian masker menjadi kunci memutus rantai penyebaran covid-19, “ ulas Rahman.
Secara khusus tim monitoring Pemkab.Agam dalam masa pemberlakuan tatanan normal baru tersebut akan berlanjut di berbagai lokasi dibagi beberapa tim dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19 di seluruh wilayah kabupaten Agam.
HARMEN
