Tilatang Kamang, kaba12 — Mayoritas ruas jalah di wilayah Kecamatan Tilatang Kamang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak titik ruas jalan yang rusak parah, dengan lobang yang menganga bahkan sering memicu korban.
Hingga Minggu, (6/8) upaya perbaikan dan pembenahan yang mestinya dilakukan DPUTR Agam masih belum terlihat, hanya warga bersama pemerintah nagari yang berinisiatif untuk menambal ruas jalan yang berlobang, karena sudah sangat beresiko terhadap masyarakat.
Seperti keluhan warga Nagari Gadut yang disampaikan Maiyuddin, tokoh masyarakat setempat, kondisi ruas jalan di Balai Panjang, Jorong III Kampuang, Nagari Gadut yang persis di jalan lintas Bukittinggi –Pakan Kamih Gurun Laweh.

Buruknya kondisi ruas jalan, dengan banyak lobang yang menganga “memanggil” korban pengguna jalan itu, sudah sering dilaporkan dan dikeluhkan pada DPUTR Agam, bahkan kepada Bupati Agam, namun hingga kini masih tidak direspon.

“ Warga bersama pemerintah nagari sudah sudah beberapa melakukan perbaikan, namun karena kerusakan yang dialami ruas jalan cukup parah, ditambah perlu tekhnis lebih khusus, membuat upaya perbaikan yang dilakukan warga, hanya untuk mengantisipasi dampak terhadap pengguna jalan. Kami minta ruas jalan ini, menjadi perhatian serius,” ujar Maiyuddin.

Kondisi serupa terjadi di beberapa ruas jalan di Jorong Koto Panjang, Nagari Kapau, yang lanjutan pengerjaan proyeknya masih menunggu, padahal kondisi di lapangan sudah sangat menguatirkan, “ ruas jalan yang rusak di Jorong Koto Panjang, masuk dalam paket perbaikan lanjutan tahun ini, namun dijanjikan Kadis PUTR Agam, bulan Agustus akan dilaksanakan,” sebut Zulkarnaini, Wali Nagari Kapau menjawab kaba12.

Menanggapi keluhan warga itu, Kadis PUTR Agam Ofrizon waktu dikonfirmasi kaba12 tak menjawab lugas dan jelas. Ofrizon hanya mengirimkan data ruas jalan yang dikerjakan tahun ini khususnya di beberapa kecamatan khususnya di Ampek Angkek, Tilatang Kamang dan Baso, tanpa merinci apakah ruas jalan yang dikeluhkan warga itu masuk dalam proses perbaikan tahun ini.
-HARMEN-
