Bukittinggi, KABA12.com — Galian pipa PDAM di sejumlah titik kota Bukittinggi, membuat warga resah.
Banyak kecelakaan terjadi akibat belum diperbaikinya galian itu dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya.

Menanggapi hal itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias langsung memanggil direktur PDAM Tirta Jam Gadang untuk langsung berkoordinasi dengan rekanan yang mengerjakan proyek itu. Ramlan minta segera galian pipa PDAM diaspal, karena sudah meresahkan.
“Saya minta segera diaspal kembali. Apalagi di sejumlah jalan utama kota. Ini merusak tatanan kota. Banyak galian yang belum diaspal, sesegera mungkin ini dibenahi. Karena Bukittinggi akan banyak event, jangan sampai mengganggu,” tegasnya saat meninjau sejumlah pebangunan, Rabu (27/09).
Direktur PDAM Tirta Jam Gadang, Murdi Tahman langsung menindak -lanjuti perintah Walikota itu. Salah satu rekanan dipanggil untuk segera melakukan pengaspalan.
“Kami menyadari rekanan memang melaksanakan pekerjaannya dengan dana APBN, namun tentu harus menjaga keindahan kota juga. Setelah dikoordinasikan, dijanjikan minggu depan pengaspalan mulai dikerjakan,” ujarnya.
Dijelaskan, proyek penggalian pipa PDAM sudah berjalan sejak beberapa bulan sebelum Ramadhan lalu. Namun hingga kini bekas galian masih belum diaspal dan dibenahi. Terpantau dari jalan Sudirman, Imam Bonjol, Benteng, Panorama, Simpang Tembok, Jangkak, galian pipa PDAM masih belum diaspal dan cenderung membahayakan pengguna jalan serta merusak keindahan kota.
Selain masalah galian PDAM, walikota juga minta proses revitalisasi trotoar dikebut. Proses harus dilakukan secara bertahap, jangan sampai pembangunan mengganggu keindahan kota.
(Ophik)
