HZ Pasien Positive Covid-19 Asal Padang Lua, 10 Tahun di Mekkah-Pulang Sejak Januari 2020

Banuhampu, kaba12.com — Bertambahnya 1 warga kabupaten Agam, asal Padang Lua, kecamatan Banuhampu yang dinyatakan positif terpapar virus corona, kembali membuat aktivitas masyarakat di wilayah itu gamang.

Pasalnya, di era tatanan normal baru, kegiatan masyarakat justru terlihat sudah sepenuhnya kembali pada kondisi normal seperti “nan taralah”, karena banyak yang mengabaikan protokol kesehatan dalam aktivitas hariannya.

Sementara pasien HZ yang langsung mendapat perawatan di tempat isolasi Padang Besi, Padang sejak Sabtu kemarin, memiliki perjalanan dan rentang aktivitas yang cukup tinggi, karena HZ dikenal sebagai seorang pendakwah yang kesehariannya bekerja di biro travel umrah dan haji yang berpusat di kota Padang Panjang.

Hasil investigasi yang dilakukan camat Banuhampu bersama tim dokter puskesmas Banuhampu melibatkan jajaran personil siaga covid-19 Banuhampu, berhasil merangkum riwayat perjalanan HZ, sampai dinyatakan positif terpapar virus corona.

Seperti dijelaskan Afdhal, camat Banuhampu kepada kaba12.com, sebelumnya HZ menetap di Mekkah selama lebih dari 10 tahun terakhir, dan baru pulang kampung bulan Januari 2020 lalu. Rencananya, HZ pulang kampung untuk mempersiapkan pemberangkatan jamaah umrah bulan Maret, namun karena pandemic covid-19, rencana pemberangkatan jamaah itu batal.

Ditambahkan, saat pulang ke Indonesia, HZ yang sudah menjalani rapid tes dan hasilnya dinyatakan negative, termasuk saat dia pulang kampung, hasil pemeriksaan cepat itu negative covid-19.

Selama di Sumbar, ulas Afdhal, aktivitas HZ justru lebih banyak di Padang Panjang, karena kantor pusat travel biro miliknya berada disana, dan hanya sesekali pulang kampung untuk menemui orangtuanya di Padang Lua.

Selain di Padang Panjang, HZ juga sering memberi ceramah agama, baik di Padang Panjang, Padang Lua termasuk di Payakumbuh, “ tapi intensitasnya lebih tinggi di Padang Panjang dan Payakumbuh, “ jelas Afdhal.

Ditambahkan, tanggal 20 Juni lalu, HZ mengeluh sakit dan disarankan oleh orangtuanya untuk beristirahat di kantornya di Padang Panjang, baru pulih tanggal 30 Juni, dan pergi ke Padanglua, “ disini sempat beberapa hari menjalankan aktivitas, sebelum bertolak ke Mentawai, Rabu,(8/7), namun menjelang berangkat ke Mentawai, saat menjalani rapid test, ternyata HZ reaktif dan dites swab, Sabtu kemarin dinyatakan positif, “ulas Afdhal.

HARMEN

0Shares