Maninjau, kaba12.com — Harry Novar, pemuda asal Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, ikuti International Youth Forum Human Right on Sustainable Development Goals (IYF) 2018, di Kathmandu, Nepal, 17-18 Agustus lalu.
Program itu diadakan NGO di USA yakni, Youth for Human Right International (YHRI), selama 2 hari di Park Village Hotel, Kathmandu, Nepal, diikuti 250 peserta dari berbagai negara.
Khusus Indonesia diikuti 3 orang, 2 orang diantaranya berasal dari Sumatera Barat yakni, Harry Novar dari Kabupaten Agam dan Syafira Khairani dari Payakumbuh.
Putra Maninjau ini mengikuti program itu, setelah melalui tahapan seleksi yang ketat. Harry sendiri merupakan salah seorang pemuda di Agam, mendirikan NGO yang fokus untuk mendukung dan melaksankan Sustainable Development Goals (SDGs) pendidikan inklusif.
Menurut Harry Novar, NGO yang dibentuk itu berdiri sejak 4 tahun lalu, dan dia bersama temannya Syafira diundang ikut IYF.
“IYF merupakan program yang mengumpulkan pemuda dari berbagai negara untuk membahas dan diskusi tentang Human Right dan SDGs,” ujarnya.
Alumni Universitas Muhammadiyah itu sudah dua kali mendapatkan tawaran ikuti IYF di negara yang sama, tetapi tahun lalu Harry tidak dapat ikut karena bersamaan dengan wisuda.
“Alhamdulillah tahun ini saya bisa ikut, selama 2 hari kegiatan, banyak ilmu yang didapat, mulai impelemntasi SDGs, management project dan menjalin kerjasama antar peserta yang tersebar di seluruh dunia,” ujarnya lagi.
Harry bertekad, akan menerapkan hasil yang didapat ke daerah kelahirannya di Kabupaten Agam, karena daerah lain juga punya komitmen yang sama terutama terkait SDGs.
(Virgo/*)
