Hama Tikus Mengganas dii Limakaum. Petani Rugi Rp. 30 Miliar

Tanah Datar, KABA12.com — Serangan hama tikus mewabah di Kecamatan Limakaum Kabupaten Tanah Datar. Akibatnya, petani setempat gagal panen dan mengalami kerugian hingga Rp.30 miliar.

Camat Limakaum Afrizal mengatakan, akibat musibah itu warganya terpaksa harus membeli beras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Serangan hama tikus menyerang seluruh areal persawahan yang ada di lima nagari, seperti nagari Limakaum, Cubadak, Baringin, Parambahan dan Labuah. Sekitar 1.560 hektar sawah dan dipastikan 56 persen darinya gagal panen, puso akibat hama tikus,” ujarnya.

Menurutnya, serangan hama tikus kali ini merupakan kejadian yang terparah untuk musim ini dibandingkan musim-musim sebelumnya. Pasalnya, hama tikus semakin merebak karena pola bercocok tanam petani yang tidak serentak.

“Artinya, makanan tikus selalu tersedia, hingga makin lama hama tikus semakin merebak,” jelas Afrizal.
Dijelaskan, untuk memberantas hama tikus tersebut pihaknya bersama petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Limakaum, Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan petani dari berbagai kelompok melakukan perburuan hama tikus. Dimana perburuan hama tikus dilakuan dengan alat pengempos atau pengasapan dengan belerang, solder dan tiran, “pengasapan itu dilakukan pada lubang-lubang tikus yang terdapat di pematang sawah, setidaknya ada ribuan tikus yang mati saat perburuan ini,” sebutnya.

Tidak hanya sampai disitu, untuk antisipasi selanjutnya, pihak kecamatan dan PPL Limakaum juga mengajak petani untuk melakukan tanam serentak di lahan masing-masing.

“Kita sudah jelaskan hal ini kepada para petani dan akan kita lakukan pada musim tanam besok ini. Mudah-mudahan dapat terealisasi dan kerugian dapat diminimalisir,” harap Camat Limakaum Afrizal.

(Jaswit)

0Shares