Sungai Pua, kaba12.com — Hadang laju kasus terkonfirmasi covid-19 di kabupaten Agam, seluruh jajaran terkait dalam penanganan covid-19 baik ditingkat nagari maupun kecamatan semakin intensif melakukan berbagai upaya untuk penanganan di lapangan.
Bahkan, seluruh wilayah kecamatan di kabupaten Agam saat ini, sudah mempersiapkan langkah-langkah khusus penanganan di lapangan, yang sasarannya untuk menekan laju penyebaran kasus covid-19, menyusul status zona merah yang kini disandang kabupaten Agam.
Seperti halnya, rapat khusus yang digelar jajaran Forkopimca Sungai Pua, dipimpin camat Syafrizal bersama jajaran petugas kesehatan di puskesmas Sungai Pua, para walinagari dan anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan dan Nagari, Jumat,(28/5).
Menurut Syafrizal, rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 kecamatan Sungai Pua, sengaja digelar pihaknya, menyikapi kondisi lonjakan kasus terkonfirmasi virus corona yang meningkat beberapa waktu belakangan, termasuk membahas langkah-langkah penanganan yang harus dilakukan dalam menyikapi status zona merah di kabupaten Agam, khususnya di Sungai Pua.

Disebutkan Syafrizal, pihaknya bersama unsur terkait, sepakat untuk memaksimalkan langkah-langkah penanganan untuk menekan laju penambahan kasus tersebut, termasuk langkah preventif yang harus dilakukan bersama, salah satunya dengan memaksimalkan sosialisasi di semua lini.
“ Kita berupaya memaksimalkan sosialisasi, termasuk sosialisasi termasuk penindakan sesuai ketentuan yang ada. Sasarannya untuk menekan lonjakan kasus terkonfirmasi, termasuk memaksimalkan penanganan kasus covid-19 yang saat ini masih dalam proses medis dan isolasi mandiri, “sebut Syafrizal lagi.
Di kecamatan Sungai Pua sendiri, sesuai data terkini covid-19 kabupaten Agam, total kasus terkonfirmasi di wilayah itu mencapai 121 orang, 87 orang sudah dinyatakan sembuh, saat ini dalam penanganan medis 26 orang, dengan jumlah warga yang meninggal cukup tinggi, yakni mencapai 8 orang, berada di posisi ketiga setelah Banuhampu 11 warga meninggal dan kecamatan IV Angkek dengan 10 warga meninggal dunia akibat covid-19.
HARMEN
