“Green Ramadhan” ala Kabupaten Agam

Lubukbasung, KABA12.com — Memasuki bulan Ramadhan 1440H, Kabupaten Agam lahirkan inovasi terbaru yaitu konsep “Green Ramadhan”.

Konsep ini lahir setelah salah satu penelitian alumnus ITB dan pemerhati lingkungan DK Wardhani yang memberikan data yang cukup mencengangkan terkait produksi sampah yang meningkat hingga 20% pada bulan Ramadhan.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Agam mengambil inisiatif untuk menjadi Kabupaten yang akan memulai untuk menyelenggarakan Festival Ramadhan yang bersifat eco friendly.

Konsep Green Ramadhan bertujuan menggunakan momentum Ramadhan untuk tidak hanya beribadah secara langsung kepada Tuhan, tapi juga terimplikasi dalam cerminan kehidupan sehari-hari. Selain itu konsep Green Ramadhan dipandang penting sebagai salah satu upaya mencegah dan mengatasi problem kebersihan dan sampah di masa yang akan datang.

Bupati Agam mengatakan bahwa Festival Ramadhan dengan konsep “Green Ramadhan” ini ditujukan untuk memperluas dan memperkaya pagelaran festival Ramadhan yang dilaksanakan setiap tahun.

“Konsep Green Ramadhan yang mulai diterapkan pada tahun ini, selain bertujuan untuk memperkaya unsur Festival Ramadhan Kabupaten Agam, juga sebagai wujud peran aktif Agam sebagai kabupaten yang memperhatikan perkembangan isu-isu lingkungan” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Agam nantinya akan menetapkan beberapa indikator penilaian antara lain pengurangan jumlah pemakaian kantong plastik, ketersediaan tempat sampah terpisah, dan kebersihan lingkungan.

(Virgo/*)

0Shares