Lubukbasung, kaba12.com — Kalangan masyarakat mengeluhkan banyaknya sarana-prasarana vital yang rusak dan tidak tersentuh perhatian oleh unsur terkait di Pemkab.Agam.
Bahkan, saat ini di berbagai titik, banyak jalan dan jembatan di ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan serius. Walau sudah dilaporkan, namun belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait.
Seperti halnya jembatan, gorong-gorong dan ruas jalan yang rusak di kawasan Parik Panjang, Nagari Lubukbasung, yang saat ini sudah tidak bisa lagi dilalui kendaraan roda 4, karena rusak berat dan berlobang.

Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, warga terpaksa “mengamankan” jalan yang bolong menganga dengan kayu-kayu dan plastic sebagai tanda. Bahkan, dampak rusaknya gorong-gorong menyumbat aliran air ke saluran irigasi untuk kebutuhan pertanian penduduk.
Kondisi itu disebutkan Musmulyadi, ketua pemuda Parik Panjang, yang mengeluhkan kerusakan yang dialami di ruas jalan, khususnya gorong-gorong di jembatan Parik Panjang yang sudah bolong dan patah.
“ Patahnya gorong-gorong itu, membuat saluran air ke persawahan penduduk tersumbat, sehingga para petani kesulitan mengatasinya, “ sebut Musmulyadi.

Ditambahkan, masyarakat bersama para pemuda setempat, sudah beberapa kali memperbaiki kerusakan tersebut, namun karena kerusakan yang dialami cukup parah, dibutuhkan biaya yang cukup besar.
“ Kami berharap Pemkab.Agam turun tangan memperbaiki jembatan yang rusak itu, karena selain untuk sarana transportasi tapi juga sebagai aliran irigasi ke areal persawahan penduduk, “ sebutnya berharap.
HARMEN
