Kaba Terkini

Gebyar Literasi Sebagai Bentuk Pembiasaan Membaca

Bukittinggi, KABA12.com — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi mengadakan gebyar literasi, di SMPN 3 Bukittinggi, Kamis (04/11). Kegiatan ini merupakan program terintegrasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dengan SMP Negeri 3 Bukittinggi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi, Drs. Johnni, menjelaskan, literasi merupakan isu populer yang sering didengar dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Potensi dan kemampuan dalam memahami informasi akan mampu membawa kemajuan pada individu dan kelompok. Bahkan, hal itu juga akan membawa dampak pada lingkup yang lebih luas, yaitu kemajuan bangsa dan Negara terutama untuk Kota Bukittinggi.

“Literasi merupakan kemampuan membaca, bukan hanya membaca tulisan, melainkan dapat membaca sosial budaya dan ekonomi. Kami berharap, pelaksanaan kegiatan literasi ini dapat membuat masyarakat Bukittinggi menjadi masyarakat literasi,” ungkapnya.

Pengawas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittingg, Dra. Zulzetri, M.Pd, menyampaikan apresiasi kegiatan literasi yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bukittinggi.

“Membaca akan membuat kita cerdas. Tempat yang strategis dalam membentuk dan membudayakan membaca ini tidak lain berada di sekolah. Oleh sebab itu, apabila minat pendidikan membaca di sekolah itu baik, masyarakat akan mengikuti budaya literasi tersebut sehingga dapat menyaring informasi- informasi yang ada,” ujarnya.

Ketua LPM Kelurahan Bukit Apit Puhun, Hendra Eka Putra, yang juga alumni SMP Negeri 3 Bukittinggi, mengapresiasi kegiatan ini. Karena memang seluruh pihak harus bahu membahu untuk kembali membudayakan membaca, mulai dari generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa.

Kasi Pembudayaan Literasi Drs. Maswardi, M.Pd, menyampaikan, tujuan program literasi menjadi 3 hal. Pertama, learning to know, bagaimana seorang muslim diwajibkan untuk mengetahui dari setiap ilmu, mengetahui apa yang akan dilakukan, apa yang akan dikerjakan untuk membuat suatu inovasi.

“Kedua, bagaimana menjadikan kebiasaan membaca kita untuk Learning to lead together, bagaimana kebiasaan membaca memberikan kita ilmu, memberikan kita pengetahuan dan bisa bersama-sama memberikan informasi ilmu tersebut ke orang lain sebagai bentuk dari sebuah perusahaan. Ketiga, buah darimana kebiasaan membaca adalah bagaimana menjadi insan yang Learning to be yaitu mengamalkan ilmu, iman dan amal,”ujarnya.

Kegiatan Gebyar Literasi diikuti oleh 40 orang peserta dan berbentuk menuliskaskan kembali buku yang yang di baca yang disediakan dalam Mobil Perpustakaan Keliling. Bagi Peserta Tebaik diberi Bingkisan dari sekolah dan Sertifikat dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

(Ophik)

To Top