BASO, KABA12.com — Forum Dunsanak Agam Makmur Basamo (AMBO) bersama kelompok petani Cupak Nan Piawai Jorong Sungai Cubadak, Nagari Persiapan Sungai Cubadak Kecamatan Baso, melakukan tanam perdana komoditas serai wangi, Minggu (03/03).
Ketua Forum Dunsanak AMBO, Rony Rahmatha, mengatakan, tanam perdana serai wangi dilakukan diatas lahan seluas 1 hektar, dengan bibit difasilitasi langsung oleh Forum Dunsanak AMBO. Masa produktif budi daya serai wangi bisa mencapai 10 tahun, dengan masa panen perdana empat bulan setelah ditanam.
Budidaya serai wangi cukup mudah dan menguntungkan, karena biaya penanaman dan biaya perawatannya yang terjangkau. Sekali menanam bibit serai wangi, panen perdananya sudah dapat dilakukan pada umur 4 bulan dan panen selanjutnya dapat dilakukan dalam rentang waktu 2 bulan.
Serai wangi merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai penghasil minyak atsiri. Tanaman ini mudah dibudidayakan dan tidak memerlukan perlakuan khusus. Oleh karena itu, Forum Dunsanak Ambo memfasilitasi petani untuk melakukan budidaya serai wangi, mulai dari penyediaan bibit, pengolahan lahan, pemeliharaan hingga masa panen.
“Tanam perdana serai wangi merupakan salah satu program salam dari Forum Dunsanak Ambo. Forum Dunsanak Ambo hadir untuk memakmurkan petani dan sebagai tempat mengadu nasib petani. Pendirian Forum Dunsanak Ambo bertujuan untuk menghindari monopoli hasil pertanian masyarakat dari tengkulak. Oleh karena itu Tanam Perdana serai wangi ini kita fasilitasi dari hulu ke hilir,” kata Rony.
Untuk mengembangkan budidaya serai wangi ini ujarnya, Forum Dunsanak Ambo telah melakukan sosialisasi terhadap kelompok tani yang ada di Kabupaten Agam, seperti di Canduang, Sungai Pua, Tilatang Kamang, Baso, Palupuah, Koto Tuo, Matua, Maninjau dan beberapa daerah lainnya. “Alhamdulillah dari daerah yang kami kunjungi itu, telah ada lahan masing masingnya 1 hektar untuk budidaya serai wangi ini,” ujar Rony didampingi Wakil Ketua Forum Dunsanak Ambo Khairis St Bagindo, sekretaris Dasri dan bendahara Asnah Maryam.
Menurut Rony, banyak keuntungan dari budidaya serai wangi ini, karena serai wangi adalah salah satu komoditas yang sangat prospektif. Dari hasil penyulingan serai wangi dapat menghasilkan produk yang berguna bagi industri minyak wangi, industri kecantikan, dan industri kesehatan. Tidak hanya itu, permintaan minyak serai wangi juga cukup tinggi dan harganya cenderung stabil.
“Forum Dunsanak Ambo juga menyediakan pengadaan mesin suling serai wangi dengan status pinjam. Mudah mudahan melalui tanam perdana ini, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kedepannya,” ungkap Rony, yang juga merupakan caleg DPRD Agam dari Partai Bulan Bintang.
Terpisah Ketua Kelompok Tani Cupak Piawai Jorong Sungai Cubadak, Nurnis Tuanku Rajo Panghulu, meyambut baik tanam perdana serai sangi yang difasilitasi oleh Forum Dunsanak Ambo ini. Ia mengakui, budi daya serai wangi ini cukup mudah dan masa produktifnya juga cukup lama. “Kami menyampaikan terima kasih kepada Forum Dunsanak Ambo yang telah memfasilitasi petani dalam budidaya serai wangi ini,” ungkapnya.
Tanam perdana serai wangi yang difasilitasi oleh Forum Dunsanak Ambo ini, turut dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Baso, perwakilan dan koordinator kelompok tani di Kabupaten Agam, dan koordinator kelompok tani dari Kabupaten Limapuluh Kota Hj Hamidah Yacoub.
(Ophik)
