Bukittinggi, KABA12.com — Forum Kota Sehat (FKS) Kota Bukittinggi laksanakan pembinaan kota sehat kepada Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS).
Pembinaan dilaksanakan selama dua hari di tiga kecamatan, mulai Kamis- Jumat (15-16/12).
Ketua FKS Bukittinggi, Ny. Fiona Erman Safar, melalui Wakil Ketua, Ali Rahman, menjelaskan, pembinaan di tingkat kecamatan ini, merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh FKS, setelah dilakukannya pembinaan di tingkat kelurahan. Dalam pembinaan disampaikan tatanan dan indikator penilaian kota sehat tahun 2023.
“Pembinaan ini memang terus kita lakukan. Tujuan utamanya, bagaimana masyarakat dapat diarahkan oleh FKKS dan Pokja Kelurahan Sehat, untuk menciptakan kota, lingkungan dan masyarakat yang sehat. Kita harus ajak warga untuk lebih meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Inovasi terkait lingkungan yang sehat pun, diharapkan lahir dari masyarakat atau istilahnya buttom up,” jelas Ali.
Untuk tahun 2023 mendatang, Kemenkes telah menetapkan 9 tatanan, terkait indikator kota sehat. Tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri. Tatanan permukiman dan rumah ibadah. Tatanan pasar rakyat sehat. Tatanan satuan pendidikan. Tatanan pariwisata. Tatanan transportasi dan tertib lalu lintas. Tatanan perkantoran dam perindustrian. Tatanan perlindungan sosial serta tatanan pencegahan dan penanganan bencana.
“Sesuai arahan Kemenkes, setiap daerah yang mengikuti penilaian dapat mengajukan 9 tatanan itu. Prediket apa yang didapat, apakah Padapa, Wiwersa atau Wistara, ditentukan dari nilai atau bobot setiap indikator nantinya,”ujarnya.
(Ophik)
