Baso, KABA12.com — Film dokumenter berjudul Manusia 1.000 Menhir karya tim Broadcasting and Cinematography (BCU) SMKN 1 Baso Kabupaten Agam, masuk 10 besar pada Lomba Kreasi Audiovisual Sejarah (LKAS) tingkat nasional 2019.
Tim BCU SMKN 1 Baso terdiri dari Shabree Fadzil, kelas XII juruan keahlian Akuntansi Keuangan Lembaga (AKL), Syafira Nurul Khairani, kelas XI jurusan keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ). Kemudian dua orang guru pendamping sekaligus pembina dan pengarah.
Menurut Guru pembimbing, Rivo Septian, Kamis (3/10) mengatakan, masuknya SMKN 1 sebagai nominasi telah diumumkan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, berdasarkan surat keputusan penilaian dewan juri LKAS tanggal 1 Oktober 2019.
“Syuting film dokumenter yang berjudul “Manusia 1.000 Menhir” ini dilaksanakan di Nagari Maek Kabupaten 50 Kota,” ujarnya.
Dikatakan, berhasilnya SMKN 1 Baso masuk nominasi 10 besar pada LKAS nasional, setelah bersaing dengan 59 utusan SMA, SMK dan MA se-Indonesia. Sehingga tim BCU SMKN 1 Baso dinyatakan masuk babak final pada 10-13 Oktober 2019, di Jakarta.
Kepala SMKN 1 Baso Drs. Yevri Fuadi merasa bangga atas rentetan prestasi yang diraih sekolah sepanjang 2019. Artinya, tahun ini adalah tahun yang spesial bagi SMKN 1 Baso.
‘’Karena di samping meraih juara 1 Workshop LKAS regional di Batam, juga masuk nominasi 10 besar LKAS tingkat nasional ’’katanya.
Yevri Fuadi mengucapkan terima kasih, dan berharap SMKN 1 Baso menjadi lebih baik dalam rangka memajukan sekolah dan peningkatan mutu pendidikan ke depannya.
(Virgo/*)
