Kaba Pasaman

Evakuasi Afif Berlanjut, Sempat Diikat Dan Dibalutkan Terpal, Korban Kembali Lepas

Pasaman, kaba12.com — Proses evakuasi Arfif Fadhrul Rahman,(17) dari lokasi air terjun Bukit Murai Tinggi, Lubuk Sikaping, Pasaman, hingga Senin, (21/11) malam masih belum berhasil dilakukan. Proses pencarian dijadualkan akan terus berlanjut sampai korban berhasil dikeluarkan dari cekungan dalam di dasar sungai tersebut.

Bahkan, Selasa,(22/11), proses evakuasi akan berlanjut dengan strategi khusus, karena Senin kemarin, dilaporkan, tim gabungan dikabarkan sudah bisa mendekati korban, bahkan sudah diikat dan dibalut terpal untuk evakuasi, namun sling dan tali pengaman putus, sehingga evakuasi gagal.

Sementara untuk proses evakuasi hari ke-10 Selasa ini, menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman, H. Mara Ondak, MM selaku Kepala BPBD Pasaman menegaskan, evakuasi jenazah Arfif Fadhrul Rahman dari lokasi tenggelamnya di air terjun perbukitan Murai Tinggi, Lubuk Sikaping akan berlanjut.

Menyikapi proses pencarian, beragam informasi sempat beredar, seperti halnya usai Magrib, Senin, (22/11), tersiar kabar jasad Afif berhasil dievakuasi dan tengah dijemput ambulan, sehingga ribuan warga langsung memadati lokasi evakuasi untuk menyaksikan secara langsung, namun kabar tersebut tidak benar.

Menanggapi hal itu, H.Mara Ondak menjelaskan, pihaknya menerima rekaman percakapan telephon, bahwa sore jelang magrib salah seorang relawan berhasil memposisikan jasad Afif mendatar, tidak lagi terbalik kepala mengarah ke bawah dan sudah sempat diikat dengan tali serta dibalut terpal.

“ Namun ikatan itu lepas, sehingga korban kembali terlepas,” jelas Sekab.Pasaman itu.

Ditegaskan Mara Ondak, proses evakuasi akan dilanjutkan Selasa ini, dengan segenap upaya, kemampuan, personil dan peralatan yang ada. “Kita akan kerahkan segala kemampuan, dibarengi doa bersama masyarakat Pasaman,”tegasnya.

Diakuinya, roses evakuasi Afif dihadang tantangan yang cukup berat, selain lokasi yang berbahaya, debit air yang masih besar, dan posisi korban yang tersangkut dalam cerukan, sehingga sulit dijangkau, apalagi jika dilakukan malam hari, karena terlalu riskan dan berbahaya, “ mohon doa dan dukungannya, semoga Afif segera bisa dievakuasi oleh tim gabungan, “ ungkap H.Mara Ondak lagi.

HARMEN

To Top