Kaba Bukittinggi

Enam Karyawan Dipecat, SPPI Bukittinggi Demo Kantor Pos

Bukittinggi, KABA12.com — Akibat dipecatnya enam orang karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia (SPPI) oleh direksi PT Pos Indonesia, SPPI Bukittinggi pasang spanduk solidaritas.

Spanduk yang dipasang di kantor Pos Indonesia, Jalan Sudirman Bukittinggi berisikan, Serikat Pekerja Pos Indonesia Solidarity for Justice PHK sepihak enam aktifis Serikat Pekerja Pos Indonesia.

Seperti disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SPPI Bukittinggi, Irvan Agus pada KABA12.com. kalau enam orang karyawan diperlakukan semena-mena, mereka dipecat sepihak oleh menajemen. Semua itu setelah sebelumnya ke enam pegawai di perusahaan tersebut mengkritik Dewan Direksi PT Pos Indonesia, yang dinilai melakukan berbagai kecurangan.

Enam orang karyawan PT Pos Indonesia yang dipecat sepihak oleh dewan direksi pada Senin (21/08) itu tercatat telah mengabdikan diri hingga 20 tahun.

Para karyawan PT Pos Indonesia tersebut memang melontarkan kritik dalam bentuk surat, berisi keluhan mengenai kondisi PT Pos Indonesia yang masih jauh harapan, baik perusahaan maupun kesejahteraan pekerja.

Surat tersebut dikirimkan langsung kepada Menteri BUMN Rini Soemarno, oleh enam aktivis pekerja senior tersebut.

Namun, karena ketahuan mengirimkan surat, tanpa ada peringatan atau teguran, enam karyawan tersebut langsung dipecat.

“Sekarang sudah jaman reformasi bukan lagi zaman orde baru yang melakukan kritik bisa dipecat atau dihilangkan,” ungkap Irvan dengan nada kesal.

Seharusnya, pihak direksi sebagai pengendali perusahaan yang seharusnya terbuka dalam menerima berbagai informasi baik dari dalam maupun dari luar perusahaan, termasuk berupa kritik. Tapi, kenyataannya malah naik pitam, dan marah yang berakibat langsung pemecatan pada enam karyawan termasuk ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) SPPI.

Adanya tindakan PHK yang sewenang-wenang ini kata Irvan, sudah melanggar hukum dan HAM. Atas alasan itu, SPPI akan mengadukan masalah tersebut ke Komnas HAM Selasa (22/08).

“Gerakan solidaritas ini, selain di Bukittinggi, juga dilakukan dibeberapa daerah lain, termasuk Riau dan Kepri. Kalau pemecatan rekan kami ini tidak dicabut, seluruh Indonesia SPPI akan melakukan demo ke Jakarta,” tandas Irvan.

(Ikhwan)

To Top