Kaba Bukittinggi

Pembangunan Fisik RSUD Bukittinggi Dimulai 2018

Bukittinggi, KABA12.com — Pemko Bukittinggi  akan bangun Rumah Sakit Umum Daerah tahun 2018 mendatang. Pemko dan DPRD juga telah menyepakati dana cadangan dengan sistem tahun jamak untuk proses pengerjaan.

Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi menjelaskan, RSUD akan dibangun di lahan seluas 3,2 hektar bekas Pusido Gulai Bancah, yang dihibahkan oleh pemerintah pusat dalam hal ini, Kementrian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kepada pemko Bukittinggi.

“Nanti rumah sakit akan dibangun enam lantai dengan dana sekitar Rp 113 milyar. Dana itu khusus untuk pembangunan fisik. Selanjutnya untuk operasional dan alat-alat kesehatan akan dianggarkan setelah pembangunan fisik selesai,” jelasnya.

Anggaran untuk sarpras tersebut, direncanakan dianggarkan mulai tahun 2020 secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Untuk sementara, operasional tahap awal akan menggunakan tenaga medias lokal yang ditunjang dengan beberapa dokter spesialis yang kita miliki,” tambah Irwandi.

RSUD Bukittinggi nantinya  rumah sakit umum tipe C yang dalam master plannya diarahkan kepada program unggulan rumah sakit jantung. Proses pembangunan direncanakan akan memakan waktu 22 bulan dalam rentan waktu tiga tahun.

Untuk itu, sejak tahun 2012, Pemko dan DPRD telah menyepakati dana cadangan hingga tahun anggaran 2016 terkumpul sebesar Rp 70 milyar. Sehingga dibutuhkan tambahan dana cadangan sebesar Rp 40 milyar yang diusulkan pada anggaran perubahan 2017 ini.

(Ophik)

To Top