Empat Siswa Penghafal Al-Quran di Tanah Datar Diberangkatkan Umrah

Tanah Datar, KABA12.com — Empat orang hafidzh Al-Quran jebolan program WAQAF 1.000 Hafidzh ke-2 Tanah Datar menerima reward umrah sebagai apresiasi atas prestasi dan kepandaiannya dalam menghafal Al-Quran.

Kabag Kesra Pemkab Tanah Datar, Afrizon menjelaskan, keempat hafidzh yang menerima reward itu yaitunya, Qurrataaini sisiwi MAN 2 Batusangkar yang berhasil menghafal 5 juz Al-Quran dengan perolehan nilai 92. Yahdi Ani siswa SMA 1 Padangpanjang menghafal 20 juz dengan nilai 95.

Kemudian Dwi Yuli Astina siswa dari MAS Tanjung Bonai Lintau yang menghafal 20 juz Al-Quran dengan nilai 87 dan Fathiyyah Arafah Afsya siswi SMP Negeri 5 Batusangkar yang mendapat nilai 95 dari hafalan 5 juz Al-Quran.

“Keempatnya lulus ujian sertifikasi hafidzh Al-Quran yang direkomendasikan tim lajnah tahfidzh Al-Quran Tanah Datar untuk mendapatkan paket umrah,” sebutnya saat jumpa pers di aula kantor bupati, Rabu (18/10).

Afrizon memberi apresiasi kepada Lajnah Tahfidzh Quran, Forum Komunikasi Rumah Tahfidzh dan BKS TPA/TPSA atas pengabdian yang luar biasa untuk melahirkan hafidzh Tanah Datar.

Saat ini telah ada empat rumah hafidzh binaan langsung kabupaten Tanah Datar dan akan terus dikembangkan ditahun selanjutnya.

“Kita sudah siapkan dana pembinaan bagi rumah tahfidzh. Saat ini telah ada empat dan tahun 2018 akan kita tambah lagi menjadi delapan dan diaharapkan diseluruh kecamatan dan nagari smpai ketingkat jorong memilki rumah tahfidz,” harapnya.

Baca Juga : Tanah Datar Kembali Cetak 1.000 Hafidzh Al-Quran

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi menyebutkan, reward paket umrah yang diterima para hafidzh tersebut merupakan sumbangan dari beberapa orang tokoh masyarakat dan sebuah biro perjalan tour and travel.

“Alhamdulillah keempat hafidzh terbaik menerima hadiah umrah, hadiah itu merupakan sumbangan dari tokoh masyarakat dan mereka akan langsung berangkat pada 28 Desember 2017 ini,” sebutnya

Irdinansyah mengatakan, program mencetak para penghafal Al-Quran ini akan menjadi program prioritas dalam meningkatkan SDM membentuk karakter anak di Tanah Datar,

“karena berdasarkan penelitian dari UI dan ITB ada dua hal yang melekat dari diri anak yang hafidz, cenderung pintar dan cenderung berakhlak mulia, itu alasannya kita galakkan program ini,” jelasnya.

(Jaswit)

0Shares