Dukung Penuh TOT Al-Quran Braille, Ketua ITMI Sumbar Ungkap Salut Pada Bupati Agam

Lubukbasung,kaba12 — Ketua WIlayah Sumatera Barat Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia ( ITMI ) Febri Dayanto ungkap salut dan sangat berterimakasih pada Bupati Agam Dr.Andriwarman yang memberi perhatian khusus pada sahabat tuna netra di Kabupaten Agam untuk mendapatkan keahlian dalam membaca Al-Quran dengan huruf braille dengan dukungan digelarnya training off trainer (TOT) bagi para tuna netra di Kabupaten Agam.

Bahkan, pihaknya sangat tersanjung dengan perhatian, dukungan dan fasilitas termasuk kesediaan langsung Bupati Agam Dr.Andriwarman didampingi para pejabat utama Pemkab.Agam untuk membuka kegiatan TOT yang dipusatkan di ruang pertemuan Panti Asuhan Putra Lubukbasung, Selasa, (20/8).

Tidak hanya itu, Bupati Agam bersama jajaran juga memberi perhatian dengan menyediakan fasilitas penginapan yang mewah untuk para peserta, dukungan konsumsi selama acara termasuk acara khusus untuk jemput antar peserta.

“ Jujur saja, hal semacam ini tidak pernah kami temui. Kepala Daerah turun langsung membantu kami, kami sangat tersanjung. Hal ini semakin menambah semangat kami dalam mengikuti TOT Al Quran braille untuk mencapai target, agar di Kabupaten Agam bisa terbangun rumah tahfizd khusus tuna netra seperti tantangan yang disampaikan Bupati Agam pada kami, “ ungkap Febri Dayanto dengan nada terbata menahan haru.

Ketua ITMI Wilayah Sumbar itu, bahkan menyebutkan dukungan Bupati Agam pada para anggota disabilitas, termasuk perhatian terhadap kegiatan agama seperti yang dicetuskan dalam visi-misinya, betul-betul terbukti.

“ Ini visi madani yang sesungguhnya, merambah seluruh lapisan, termasuk kami para penyandang disabilitas. Kami merasa terhormat akan dukungan khusus bupati Agam, “ tegas Febri Dayanto lagi.

TOT yang digelar selama 3 hari dengan mendatangkan tim khusus dari Surabaya itu, diikuti 17 peserta tuna netra dari seluruh Kabupaten Agam, yang diharapkan hal itu bisa berlanjut dengan program pembinaan lanjutan termasuk harapan untuk merealisasikan rumah tahfizd khusus tuna sahabat tuna netra seperti.

“ Ini tantangan yang harus kami segera, kami akan berupaya maksimal untuk secepatnya menguasai baca Al Quran, sehingga program pembinaan bisa lebih fokus dan terarah, “ tegasnya serius.

(HARMEN)

0Shares